Bupati Simalungun: Pembentukan Koperasi Sebagai Wadah Ekonomi Kerakyatan

179

SIMALUNGUN – Dalam rangka mendukung realisasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ekonomi rakyat dan membangun Indonesia, Pemkab Simalungun melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar Sosialisasi Percepatan Pembentukan Koperasi Nagori/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Simalungun. Kegiatan ini sendiri berlangsung di Balei Harungguan Djabanten Damanik Kantor Bupati Simalungun, Pematang raya, Sumut, Kamis (8/5/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, didampingi Sekda, Esron Sinaga, Kadis Koperasi dan UKM, Marulitua Tambunan.

Kadis Koperasi dan UMK, Marulitua Tambunan melaporkan, sesuai arahan presiden bahwa pada Juli mendatang seluruh nagori (desa) dan kelurahan di Kabupaten Simalungun harus mempunyai koperasi yang sudah berakte notaris.

Sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut yakni, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Henra Saragih.

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih dalam sambutannya menyampaikan, Pemkab Simalungun terus berupaya mendorong penguatan ekonomi masyarakat nagori dan kelurahan.

“Salah satu strategi penting yang kami dorong adalah pembentukan koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Dia menjelaskan, melalui program Koperasi Desa Merah Putih, sebanyak 386 nagori dan 27 kelurahan diharapkan minggu depan sudah melaksanakan musdes (musyawarah desa), khusus pembentukan koperasi.

Dirinya berharap sebelum 12 juli 2025 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Simalungun sudah berakte notaris.

Ia juga berharap semangat kebangsaan dan kemandirian nagori dan kelurahan dapat berjalan seiring dalam membangun ekonomi rakyat.

“Saya berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada para pemangku kepentingan di nagori maupun kelurahan tentang pentingnya koperasi, mekanisme pembentukannya, hingga strategi pengelolaan yang profesional dan transparan,” jelasnya.

Kepada seluruh camat, kepala desa, BPD dan perangkatnya, bupati menegaskan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi benar-benar di tindak lanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

“Mari kita wujudkan koperasi desa yang sehat, mandiri, dan berpihak pada rakyat,” tambahnya. (RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com