Rico Waas Beri Kejutan! Kuis Spontan Hadiahkan Uang Kuliah Satu Semester untuk Mahasiswa Baru UMSU
MEDAN – Suasana Pengenalan Kehidupan Kampus (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berubah menjadi ajang kuis seru dan penuh kejutan! Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tiba-tiba menggelar kuis berhadiah fantastis uang saku senilai biaya kuliah satu semester.
Dua mahasiswa baru beruntung, Ahmad asal Yaman dan Siti Aminah asal Medan Deli, berhasil menjawab tantangan dan naik panggung.
Ahmad, yang sudah dua tahun menetap di Medan, dengan lancar menjawab pertanyaan tentang nama Rektor UMSU, Prof. Agussani. Saat ditantang menyebut tiga makanan khas Medan, sempat ada momen gagap yang disambut tawa riang peserta, sebelum ia akhirnya menjawab “bika ambon, lontong, dan soto Medan.”
Sementara Siti Aminah dengan percaya diri menyebutkan nama lengkap Wali Kota dan menjawab pertanyaan seputar data administratif Kota Medan.
Momen yang dipenuhi tawa dan tepuk tangan ini menunjukkan kedekatan dan gaya kepemimpinan komunikatif Rico Waas di hadapan 4.125 mahasiswa baru UMSU.
Tahun ini, UMSu kedatangan mahasiswa dari berbagai penjuru dunia, seperti Amerika Serikat, Nigeria, Inggris, Ethiopia, Thailand, dan Yaman, menandakan internasionalisasi kampus.
Bukan Hanya Ijazah, Tapi Belajar Kehidupan
Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan bahwa kuliah adalah gerbang menuju dunia baru untuk mencetak calon pemimpin bangsa. “Jangan jadi mahasiswa pergi kuliah, pulang kuliah. Ikuti kegiatan kampus. Dari situ kalian belajar kepemimpinan dan kehidupan,” pesannya.
Ia menggambarkan bahwa pemimpin sejati lahir dari jalan yang tidak nyaman, bagaikan permata yang terbentuk dari tekanan dan panas.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, M.A.P., mengungkapkan target mahasiswa baru akan mencapai 4.500 orang pada Oktober 2025.
Capaian ini didukung oleh inovasi UMSU, termasuk memiliki empat program studi berakreditasi internasional FIBAA Jerman dan konsisten menorehkan prestasi di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).
Acara semakin meriah dengan penampilan pantun dari dua mahasiswi viral, Diana (asal Thailand) dan Laura, yang mencerminkan semangat keberagaman dan toleransi di UMSU.
PKKMB yang berlangsung selama empat hari ini tidak hanya memperkenalkan kehidupan kampus, tetapi juga membangun spiritualitas dan solidaritas melalui Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. (Rel)