Bobby Nasution Bongkar Fakta: Komunitas Lari di Stadion Teladan Bukan “Penyerbu”, Tapi Diundang Panitia AFF U-19!

97

MEDAN – Heboh komunitas lari “menyerbu” Stadion Teladan beberapa hari lalu ternyata bukan aksi liar. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, buka suara mereka datang karena diundang panitia lokal Piala AFF U-19 2026.

Di tengah panasnya kritik publik yang menyebut para pelari tidak menghormati perawatan rumput stadion, Bobby justru membelanya. Usai meninjau Stadion Teladan, Sabtu (30/5/2026), ia menegaskan agar warganet tidak serta-merta menghakimi komunitas tersebut.

“Jangan semuanya diarahkan ke komunitas lari. Mereka datang karena ada undangan dari panitia lokal untuk meramaikan dan menyambut AFF U-19,” ujar Bobby tegas.

Menurutnya, insiden ini adalah buah dari kurangnya koordinasi panitia. Komunitas hanya menjalani agenda yang sudah dirancang. Sebagai kelompok pelari, wajar jika mereka membuat konten kegiatan lari di stadion kebanggaan Kota Medan itu, lalu mengunggahnya ke medsos.

“Tidak bisa 100 persen menyalahkan komunitas tersebut,” tambahnya.

Baca Juga : AFF Beri Dua Opsi Kontroversial Untuk Stadion Teladan: Tanpa Penonton Atau Jadi Lapangan Latihan Saja

Namun Bobby tidak serta-merta membebaskan semua pihak. Ia menyoroti tanggung jawab panitia lokal yang memberikan izin dan mengundang komunitas, apalagi Stadion Teladan saat ini masih dalam masa penyempurnaan jelang jadi venue resmi AFF U-19 2026.

“Kalau ada kesalahan, tentu harus dievaluasi. Panitia lokal juga harus bertanggung jawab karena mereka yang mengundang,” tandasnya.

Sebelumnya, video dan foto puluhan pelari berlari ria di atas rumput stadion yang masih dalam perawatan menjadi buah bibir.

Aksi itu dianggap merusak kesiapan venue, memicu perdebatan sengit di linimasa. Banyak yang menyayangkan, namun sedikit yang tahu latar belakang undangan.

Kini, publik menanti langkah evaluasi dari panitia lokal. Apakah kejadian serupa akan terulang? Atau justru menjadi pembelajaran penting bahwa meramaikan event tidak boleh mengorbankan infrastruktur yang sudah disiapkan dengan biaya besar?

Satu hal yang pasti klarifikasi Bobby Nasution mengubah arah polemik. Bukan pelari yang salah, tapi sistem undangan yang tidak memperhatikan kondisi stadion. Viral boleh saja, tapi akurasi fakta jauh lebih penting.

Pantau terus perkembangan AFF U-19 2026 dan kondisi Stadion Teladan hanya di sini. Jangan lupa share agar temanmu juga tahu sisi lain dari cerita ini! (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com