Aris Rinaldi Nasution Cetak Sejarah! Pimpin Forwakum Sumut Tiga Periode, Tegaskan Soliditas Tanpa Perpecahan
MEDAN — Dunia jurnalistik hukum Sumatera Utara mencatat babak baru. Aris Rinaldi Nasution resmi kembali dipercaya memimpin Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara untuk periode ketiga, 2026–2029.
Jurnalis LKBN Antara Sumut ini menorehkan sejarah sebagai ketua yang mampu mempertahankan kepemimpinannya secara berturut-turut, sebuah pencapaian langka di organisasi profesi.
Pemilihan yang digelar di Sekretariat Forwakum Sumut, Jalan Candi Prambanan, Medan Petisah, Rabu (7/10/2026), berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan.
Dari 20 pemilik hak suara, Aris mengantongi 10 suara, unggul atas Rido Sitompul yang meraih 8 suara, sementara 2 suara dinyatakan tidak sah.
Kemenangan ini bukan sekadar angka. Ini adalah mandat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan yang telah terbukti menjaga marwah organisasi. Dalam sambutannya, Aris menegaskan komitmennya mengemban amanah dengan integritas tinggi.
“Saya berkomitmen akan mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, dan integritas,” ujarnya.
Yang menarik, Aris tak hanya bicara soal kepemimpinan. Ia menyentuh isu mendasar: soliditas pasca-kontestasi. Baginya, perbedaan pilihan adalah keniscayaan demokrasi yang tak boleh merusak harmoni.
“Dalam pesta demokrasi, perbedaan pilihan itu biasa. Jangan jadikan perbedaan ini membuat kita saling menjelekkan atau menjatuhkan. Kita harus solid. Mari berjalan dan melangkah bersama untuk memajukan organisasi yang kita cintai,” tegasnya.
Sikap kenegarawanan juga ditunjukkan Rido Sitompul. Jurnalis Harian SIB ini menerima hasil dengan lapang dada dan mengajak seluruh anggota mendukung kepengurusan baru. Inilah wajah dewasa demokrasi organisasi yang jarang tersorot media.
Usai penetapan, Forwakum Sumut langsung bergerak. Agenda pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026–2029 dijadwalkan 30–31 Oktober hingga 1 November 2026. Momentum ini akan menjadi fondasi memperkuat peran Forwakum dalam mendorong profesionalisme jurnalistik hukum di Sumatera Utara.
Bagi Aris, periode ketiga bukan sekadar kelanjutan, melainkan pembuktian. Ia dihadapkan pada tantangan menjaga relevansi organisasi di era disrupsi media dan meningkatkan kualitas wartawan hukum yang adaptif terhadap teknologi.
Kepemimpinan Aris Rinaldi Nasution adalah cermin bahwa organisasi wartawan hukum mampu menjadi rumah bersama yang solid, profesional, dan berintegritas. Selamat bertugas, Ketua! (FD)