Sinergi Lintas Instansi Hadirkan Layanan Pajak Dadakan di Jalanan, Bukan Sekadar Razia!

285

MEDAN – Anggapan bahwa operasi gabungan (Opsgab) selalu identik dengan razia dan penindakan seakan dipatahkan di Kota Medan.

Melalui gelaran Opsgab Sadar Pajak Kendaraan 2026, Pemerintah Kota Medan via Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berkolaborasi dengan Bapenda Provinsi Sumatera Utara, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polri, dan Jasa Raharja Sumut menghadirkan wajah baru penegakan aturan: humanis, edukatif, dan solutif.

Berlangsung selama dua hari, 21-22 Oktober 2026, di ruas Jalan Jenderal A.H. Nasution, operasi ini bukan sekadar formalitas.

Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, turun langsung memantau jalannya kegiatan. Kehadiran sosok nomor satu di Bapenda Medan itu menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kesadaran kolektif masyarakat.

Yang membedakan Opsgab kali ini dari sekadar razia biasa adalah kehadiran Bus Samsat Keliling di lokasi kegiatan. Inilah bukti nyata bahwa sinergi lintas instansi ini mengedepankan pendekatan service-oriented.

Baca Juga : Medan Bebas Antre! Bapenda Luncurkan “Lapor Bapenda”, Solusi Digital Cegah Kebocoran Pajak & Calo

Masyarakat yang terjaring dalam operasi tidak hanya diingatkan akan kewajibannya, tetapi langsung bisa menunaikan pembayaran pajak kendaraan saat itu juga. Sebuah terobosan yang memangkas birokrasi dan waktu, menjadikan kepatuhan sebagai sebuah kemudahan, bukan beban.

“Kami ingin masyarakat paham bahwa pajak kendaraan adalah kewajiban yang akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Agha Novrian di sela pemantauan.

Pesan ini menjadi kunci ada timbal balik nyata antara kepatuhan warga dan kemajuan kota.

Opsgab ini memfokuskan diri pada tiga pilar utama meningkatkan kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), mendorong ketertiban administrasi lalu lintas, serta yang terpenting, meningkatkan keselamatan berkendara.

Sinergi antara Bapenda, Polri, dan Jasa Raharja memastikan bahwa setiap aspek dari validitas surat kendaraan hingga perlindungan asuransi terintegrasi dalam satu momen layanan.

Inisiatif ini bukan sekadar operasi sesaat. Ia adalah model baru dalam membangun kesadaran publik.

Dengan menggabungkan penegakan aturan, edukasi, dan kemudahan layanan dalam satu paket, Pemko Medan dan para mitranya mengirimkan pesan yang jelas membayar pajak itu penting, mudah, dan berdampak langsung pada kualitas hidup bersama. Sebuah langkah cerdas yang patut diapresiasi dan ditiru. (Rel)