MEDAN – Meminum air dari bagian mulut gelas yang retak ternyata bisa mengganggu kesehatan. Bahkan, di dalam islam, Rasulullah telah melarangnya dengan mencontohkan langsung kepada sahab.
Hal ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan dari Abu Said Al Khudri bahwa ia menceritakan, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah melarang perbuatan minum dari bagian gelas yang retak dan beliau juga melarang bernafas dalam air minum.
Menurut Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitabnya yang berjudul Ath-Thibb an-Nabawi yang dilancir dari republika.co.id, ini termasuk di antara etika yang diajarkan demi kemaslahatan orang yang minum.
Meminum air dari bagian mulut yang retak bisa mengganggu kesehatan dikarenakan kotoran yang biasanya ada di permukaan air, akan berkumpul di bagian cangkir yang retak, lain halnya bagian tepi cangkir yang masih mulus.
Kedua, itu bisa mengganggu saat minum. Minum melalui bagian cangkir yang retak atau pecah tidak bisa optimal dan baik.
Ketiga, kotoran dan sejenisnya biasa terkumpul di bagian cangkir yang pecah, karena tidak ikut dibersihkan saat dicuci, sebagaimana bagian cangkir yang masih baik.
Keempat, bagian yang retak adalah bagian yang jelek pada cangkir, yakni lokasi yang paling tidak bagus sehingga harus dihindari.(KM)