JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi penggeledahan di sejumlah lokasi di Bandung, termasuk kediaman mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan kasus dugaan korupsi dana promosi Bank BJB, yang telah ditetapkan sebagai perkara sejak akhir Februari 2025.
Konfirmasi resmi disampaikan oleh pimpinan KPK, Fitroh Rohcahyanto, yang menyatakan bahwa penggeledahan di rumah Ridwan Kamil di Jalan Gunung Kencana, Bandung, bertujuan mengumpulkan bukti pendukung.
“Tim sedang bekerja untuk mengamankan dokumen terkait,” ujar Fitroh, Senin (10/3/2025).
Sementara itu, juru bicara KPK Tessa Mahardhika menegaskan rincian operasi akan diumumkan setelah proses selesai.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi kediaman RK yang tenang meski tim penyidik telah memasuki area tersebut.
Terdapat lima mobil dan beberapa sepeda motor di parkiran rumah, namun aktivitas di dalam tidak terlihat mencolok. Meski lampu teras menyala, pos keamanan tetap sepi. Sejumlah wartawan masih berjaga untuk meliput perkembangan terkini.
Kasus korupsi dana iklan Bank BJB ini telah memasuki tahap lanjut dengan telah ditetapkannya sejumlah tersangka, meski identitasnya belum diungkap ke publik.
Pimpinan KPK Setyo Budiyanto menekankan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai prosedur.
“Koordinasi tim masih berlangsung untuk menentukan langkah berikutnya,” jelasnya.
Hingga kini, Ridwan Kamil belum memberikan tanggapan terkait operasi KPK tersebut. Upaya menghubungi pihak keluarga atau pengacara RK juga belum memperoleh respons. (cnn)