Bobby Nasution Ungkap Fakta Menyedihkan: Masih Ada Kabupaten di Sumut Tanpa Perempuan di DPRD! Saatnya Perempuan Seimbangkan Peran Rumah Tangga & Publik

MEDAN – Masih ada kabupaten di Sumatera Utara yang nihil anggota dewan perempuan!

Fakta mengejutkan ini diungkap Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, di hadapan ratusan peserta seminar “Saatnya Perempuan Bicara” dalam rangka peringatan Hari Kartini, Jumat (24/4/2026).

Bobby menekankan perlunya “jembatan” agar perempuan bisa menjalankan peran ganda secara seimbang: sebagai ibu rumah tangga sekaligus aktor publik.

“Jangan sampai ada pembatas. Perempuan tak perlu takut,” tegasnya di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut.

Mengapa ini penting? Data BPS menunjukkan jumlah penduduk Sumut mencapai 15,7 juta jiwa, dengan 7,8 juta (49%) adalah perempuan. Dari angka itu, 5,8 juta berada di usia produktif – calon pemimpin masa depan. Namun realitasnya, keterlibatan perempuan di kursi pengambilan keputusan masih timpang.

“Bahkan di DPRD kabupaten/kota, ada yang sama sekali tidak memiliki wakil perempuan. Padahal Ketua DPRD Sumut sendiri perempuan, tapi komposisi umum masih kecil,” ujar menantu Presiden RI itu.

Hingga saat ini, hanya Kabupaten Labuhanbatu yang dipimpin kepala daerah perempuan. Selebihnya, sebagian besar kursi eksekutif dan legislatif masih didominasi laki-laki.

Baca Juga : Pemprov Sumut Perkuat Pemberdayaan Perempuan & Anak: Dukung Kesetaraan Gender di Hari Kartini

Tak hanya itu, acara yang juga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi ini membongkar data mengejutkan sepanjang 2025, tercatat 35.131 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia dengan korban perempuan lebih dari 30.000 orang. Angka ini naik signifikan.

Namun Arifatu menegaskan, kenaikan ini justru tanda keberanian perempuan untuk bersuara.

“Ini hasil sosialisasi bahwa perempuan harus berani bicara ketika mengalami kekerasan. Tapi tak bisa dianggap enteng,” katanya. Forum seperti seminar ini menjadi benteng pencegahan agar generasi mendatang sadar pentingnya melindungi perempuan dari kekerasan domestik dan publik.

Bobby pun berharap melalui pelatihan berkelanjutan, akan lahir tokoh-tokoh perempuan Sumut yang mampu berkibar hingga tingkat nasional.

“Jangan pernah ragu. Seorang perempuan bisa jadi ibu rumah tangga tangguh sekaligus aktivis ruang publik yang disegani,” pungkasnya. (Rel)

#bobbynasution#HariKartini#KesetaraanGender#kitamedandotcom#PemberdayaanPerempuan#PerempuanBerdaya#PerempuanBicara#SeminarKartiniSumut