Bukan Sekadar Pajak: Rahasia di Balik Prestasi Digitalisasi Kota Medan yang Mendunia

MEDAN – Di tengah gempuran era digital, Kota Medan tidak hanya bertahan, tetapi menyerang.

Bukti nyatanya? Penghargaan bergengsi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Terbaik kategori pemerintah kota baru saja mendarat di tangan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dan Wakil Wali Kota, H. Zakiyuddin Harahap.

Ini bukan sekadar trofi pajangan, melainkan bukti sah bahwa transformasi digital di ibu kota Sumatera Utara ini berjalan di jalur yang tepat.

Bayangkan, di saat banyak daerah masih berkutat dengan pencatatan manual, Medan sudah melangkah jauh.

Penghargaan yang diwakili oleh Pj Sekda Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, ini adalah buah dari konsistensi membangun ekosistem digital yang tidak setengah-setengah. Lantas, apa sebenarnya “senjata rahasia” yang membuat Medan unggul?

Erfin Fachrurrazi mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan ini terletak pada dua inovasi cerdas Smart Tax dan Qresto (Quick Response Electronic Splitting System For Tax Optimization).

Baca Juga : Terobosan Cerdas Bapenda Medan Otomatisasi Pajak Kuliner, Siap Jadi Model Nasional?

Keduanya bukan sekadar nama keren, tetapi sistem yang bekerja tanpa henti untuk memastikan setiap rupiah pajak daerah terkelola dengan transparan dan akurat.

“Pengelolaan pajak daerah kini jadi semakin transparan dan terintegrasi secara digital,” tegas Erfin.

Bayangkan sistem yang mampu memisahkan dan mengoptimalkan penerimaan pajak secara otomatis, mengurangi kebocoran, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.

Inilah yang membuat Medan berbeda. Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tapi soal keadilan dan efisiensi.

Terobosan ini tidak lahir dari ruang hampa. Erfin menekankan, komitmen penuh Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap adalah bahan bakar utama.

Mereka mendorong percepatan digitalisasi di setiap lini, berfokus pada transparansi untuk mengoptimalkan PAD. Tidak hanya berhenti pada sistem, Pemko Medan juga menerbitkan sejumlah Peraturan Wali Kota (Perwal) untuk memastikan transformasi digital transaksi keuangan daerah berjalan berkelanjutan dan berlandaskan hukum.

Hasilnya tidak main-main. Tata kelola keuangan Pemko Medan terbukti menjadi jauh lebih efisien dan akuntabel.

Peningkatan PAD yang signifikan adalah bukti konkret bahwa digitalisasi adalah jalan menuju kemandirian fiskal. Prestasi ini bukan akhir, melainkan awal dari babak baru Kota Medan.

Dengan Smart Tax dan Qresto, Medan tidak hanya menggenjot PAD, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang bersih dan modern. Kota lain boleh iri, tapi Medan sudah selangkah lebih maju. (Rel)

#InovasiDaerah#kitamedandotcom#MedanDigital#PADMeningkat#PajakTransparan#RicoWaas#SmartCityMedan#TP2DD2024#ZakiyuddinHarahap