MEDAN – Matinya seekor Harimau Sumatera berusia 11 tahun di Medan Zoo menunjukkan kinerja manajemen PUD Pembangunan Kota Medan dalam mengelola Medan Zoo tidak maksimal.
Kejadian tersebut membuat Anggota Komisi 3 DPRD Medan, Irwansyah kecewa. Dirinya sangat menyesalkan kinerja PUD Pembangunan Kota Medan sebagai BUMD yang mengelola Medan Zoo.
Diakuinya, kondisi Medan Zoo saat ini sangat memprihatinkan. Selain terkesan kotor, minimnya fasilitas membuat Medan Zoo tampak kian jauh dari kata menarik. Sehingga membuat minat pengunjung semakin rendah. Koleksi satwa juga terbilang minim.
“Satwanya kebanyakan unggas. Kotor dan bau lagi kansangnya. Ini bukti tidak terurusnya Medan Zoo. Koleksi harimau juga semakin sedikit dengan matinya satu ekor harimau kemarin,” ujarnya, Rabu (8/11/2023).
Menurutnya, perubahan status dari PD menjadi PUD tidak membawa dampak yang maksimal bagi PUD Pembangunan. Seharusnya bisa menarik investor ternyata tetap tidak mampu membawa Medan Zoo ke arah yang lebih baik. Kondisi Medan Zoo semakin memprihatinkan.
Untuk itu, Irwansyah meminta Pemko Medan memberikan perhatian lebih terhadap kinerja PUD Pembangunan Kota Medan yang saat ini dipimpin oleh Plt Dirut. Mengingat, saat ini Medan Zoo sudah tertinggal sangat jauh dari kebun-kebun binatang swasta yang berada di sekitar Kota Medan.
“Medan Zoo ini semakin hari semakin tidak mampu bersaing dengan kebun-kebun binatang milik swasta. Padahal, Medan Zoo ini adalah kebun binatang milik Pemko Medan yang seharusnya menjadi kebanggaan warga Kota Medan. Harusnya Pemko Medan bisa berbuat lebih banyak dalam hal ini,” pungkasnya.(KM)