MEDAN – Pemandangan memilukan masih menjadi santapan harian warga Lingkungan 4 dan 5, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli.
Bagaimana tidak, Jalan Benteng satu-satunya akses vital sepanjang 700 meter berubah menjadi lautan lumpur dan kubangan lubang menganga. Puluhan tahun tak tersentuh aspal, jalan ini kini seperti “neraka kecil” bagi setiap langkah warga.
Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, S.H., tak tinggal diam. Usai menerima aspirasi yang menggunung, politisi yang akrab disapa Paul MA ini langsung turun ke lokasi kemarin. Hasilnya? Dia mendapati fakta yang lebih parah dari bayangan.
“Benar, badan Jalan Benteng rusak parah. Berlumpur, berlubang-lubang. Warga sudah bertahun-tahun mengeluh, tapi tak kunjung diperbaiki,” ujar Paul dengan nada prihatin, saat ditemui wartawan, Senin (1/6/2026).
Yang paling menyayat hati, kata Paul, adalah nasib anak-anak sekolah. Setiap pagi, mereka terpaksa membuka sepatu sebelum melewati genangan lumpur hitam, lalu memakainya lagi setelah sampai di jalan yang lebih baik.
“Kasihan. Akses ini vital bagi mereka. Bayangkan, pulang sekolah harus kotor sepatu dan seragam,” tegasnya.
Tak hanya jalan, Paul juga menyoroti gelap gulitanya lingkungan 4 dan 5. Nihil! Tak satu pun Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) terpasang. Akibatnya, rawan kriminalitas dan kecelakaan.
“Lingkungan di sini seperti kampung tertinggal. Kumuh, gelap, seluruh infrastruktur rusak. Ini harus jadi perhatian serius Pemko Medan,” sesalnya.
Paul pun melayangkan dua tuntutan tegas. Pertama, Dinas SDABMBK Kota Medan diminta segera memprioritaskan perbaikan Jalan Benteng. Jangan lagi jalan berlumpur menjadi “tradisi” puluhan tahun. Kedua, Dinas Perhubungan Kota Medan wajib memasang LPJU di Lingkungan 4 dan 5.
“Ini soal hak dasar warga. Jalan layak dan penerangan. Jangan sampai anak-anak kita jadi korban kelalaian,” pungkas Paul.
Kini, warga berharap langkah Paul MA Simanjuntak tidak berhenti di tinjauan. Tekanan publik dan media diharapkan memaksa birokrat bergerak cepat. Apakah Dinas SDABMBK akan merespon? Atau Jalan Benteng kembali terlupakan? Kita tunggu aksinya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan belum memberikan keterangan resmi. Warga mengancam akan menggelar aksi jika dalam 30 hari tak ada perbaikan. (FD)