SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pekerja, dan pelaku usaha dalam mendorong kemajuan industri serta kesejahteraan buruh.
Kegiatan yang digelar di Gedung Islamic Center, Kecamatan Bandar, Jumat (1/5/2026) ini berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 1.100 peserta dari unsur serikat pekerja, pemerintah, dan dunia usaha.
Hadir langsung Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama Ketua DPRD Sugiarto, Kapolres AKBP Marganda Aritonang, Dandim 0207/Sml Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, serta jajaran perangkat daerah.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Simalungun, Riando Purba, menyampaikan bahwa peringatan May Day tahun ini dilaksanakan secara swadaya melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Momentum ini diharapkan dapat memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah,” ujarnya.
Perwakilan serikat pekerja, Abdul Arif Namora Sitanggang, mengapresiasi peran Pemkab Simalungun dalam memfasilitasi kegiatan tersebut.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan buruh.
Dalam kesempatan itu, serikat pekerja juga menyerahkan 20 poin aspirasi kepada Bupati, di antaranya terkait penguatan pengawasan ketenagakerjaan, pembentukan satgas pengawas, serta penerapan upah sektoral.
Sementara itu, Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa peringatan May Day bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Baca Juga: 45 Pejabat Pemkab Simalungun Dilantik, Perkuat Kinerja dan Profesionalisme ASN
“Tema nasional tahun ini ‘Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja’ harus menjadi semangat bersama. Hubungan industrial yang harmonis akan mendorong produktivitas dan berdampak langsung pada kesejahteraan pekerja,” tegasnya.
Bupati juga menekankan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan melalui dialog konstruktif yang adil bagi semua pihak.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan aksi sosial berupa santunan kepada 50 anak yatim piatu, penyerahan klaim BPJS Ketenagakerjaan, serta pemotongan kue bersama Forkopimda dan perwakilan buruh.
Peringatan May Day 2026 di Simalungun menjadi simbol sinergi antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha dalam membangun hubungan industrial yang kondusif demi kesejahteraan masyarakat.(RS)