MEDAN – Jaringan gelap narkoba di tempat hiburan malam (THM) kembali dibongkar Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan.
Jika sebelumnya dua pria pengedar dan pemasok pil ekstasi di Phantom KTV Jalan Adam Malik diringkus, kali ini giliran seorang cewek cantik berinisial DA (23) yang harus berurusan dengan aparat.
DA, warga Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, disergap di sebuah kos-kosan di Jalan Danau Singkarak, Kecamatan Medan Barat, pada Sabtu (23/5/2026). Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus MF (22), pemasok pil XTC ke Phantom KTV.
“Ada seorang cewek yang ikut kami amankan saat pengembangan kasus narkoba. Yang bersangkutan diamankan bersamaan dengan penangkapan MF,” ujar Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, melalui keterangan WhatsApp, Rabu (27/5/2026) malam.
Yang mengejutkan, kamar kost yang dihuni DA ternyata menjadi lokasi ditemukannya 10 butir pil ekstasi milik MF. Namun, DA sendiri bukan pengedar ekstasi. Ia adalah pengguna narkotika jenis ganja.
Saat penggeledahan, petugas menyita 2 paket daun ganja kering seberat 2,90 gram dari kamar DA. Bukan hanya itu, dari dalam tas dan toples kecil, polisi juga menemukan puluhan biji ganja serta kertas pembungkus ganja.
“Jadi tempat kami menemukan barang bukti pil ekstasi milik MF merupakan kamar kost milik DA. Dari DA sendiri, kami menyita beberapa paket daun ganja kering. DA mengaku sering menggunakan ganja, dengan alasan untuk menaikkan berat badan,” terang Kompol Rafli.
Alasan unik sekaligus memprihatinkan ini sontak menjadi sorotan. Alih-alih mencari cara sehat seperti olahraga atau konsultasi gizi, DA memilih jalur haram yang membahayakan masa depannya.
Polisi masih mendalami kasus ini lebih lanjut, termasuk kemungkinan keterlibatan DA dalam jaringan yang lebih besar, serta hubungan antara para pengedar di Phantom KTV dengan pengguna lainnya. Saat ini, DA telah diamankan di Satres Narkoba Polrestabes Medan untuk proses hukum lebih lanjut.
Viral dan edukasi: Kasus ini mengingatkan kita bahwa bahaya narkoba tidak memandang usia, jenis kelamin, atau penampilan. Alasan “menaikkan berat badan” justru bisa berakibat fatal pada kesehatan fisik dan mental. Stop narkoba, mulai gaya hidup sehat!
Tetap ikuti perkembangan kasus ini hanya di media terpercaya. Jangan lupa share agar teman-temanmu lebih waspada terhadap bahaya narkoba di lingkungan sekitar. (FD)