MEDAN – Aparat Satres Narkoba Polrestabes Medan kembali membuktikan ketangguhannya. Seorang spesialis pengedar narkotika jenis sabu yang biasa beroperasi di pinggiran rel kereta api berhasil diringkus.
Lokasi eksekusi: bantaran Rel Kereta Api Jalan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, pada Kamis (23/4/2026).
Tersangka adalah pria berinisial HU (47), warga setempat. Dari tangannya, polisi menyita 2 paket sabu siap edar dan sejumlah uang ratusan ribu rupiah yang diduga hasil penjualan barang haram.
Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha membenarkan hal itu lewat keterangan WhatsApp, Jumat (24/4/2026).
“Penangkapan ini berkat laporan warga yang tidak tinggal diam. Mereka mengaktifkan kembali Siskamling dalam program Kentongan Kamtibmas Polrestabes Medan,” ujarnya.
Begitu laporan masuk, tim bergerak cepat. Penyelidikan dan penelusuran langsung mengarah ke titik incaran. Tanpa buang waktu, petugas menyergap HU yang sedang setia menunggu calon pembeli di seputaran rel. Dalam pemeriksaan, dua paket sabu siap edar dan uang tunai langsung diamankan.
Yang mengejutkan, HU ternyata seorang residivis. Ia pernah dipenjara 5 tahun karena kasus narkoba yang sama. Baru bebas, ia kembali lagi ke peredaran gelap.
“Alasannya klasik desakan ekonomi. Tapi itu tidak membenarkan. Sehari-hari dia jadi juru parkir, tapi di jam-jam tertentu nyambi jadi bandar sabu,” tegas Kompol Rafli.
Lebih lanjut, kasat mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengantongi identitas pemasok narkoba ke HU. Pengembangan kasus terus berjalan.
“Komitmen kami, sesuai arahan Bapak Kapolrestabes Medan, tidak akan pernah tinggal diam memberantas narkoba. Kawasan Gaharu ini masuk zona prioritas program Kentongan Kamtibmas, dimana masyarakat diajak hidup kembali menjaga lingkungannya,” tandasnya.
Program Kentongan Kamtibmas memang menjadi andalah Polrestabes Medan untuk menggairahkan peran aktif warga. Buktinya, keberhasilan ini lahir dari laporan masyarakat yang peduli.
Apa yang bisa kita pelajari?
· Lingkungan yang aman dimulai dari kepedulian tetangga.
· Residivis narkoba bukan alasan untuk menyerah – justru jadi target prioritas.
· Program seperti Kentongan Kamtibmas sangat efektif jika didukung semua pihak.
Ayo, bersama lawan narkoba! Laporkan segala aktivitas mencurigakan di lingkungan Anda. Jangan biarkan peredaran sabu merusak generasi Medan. (HEN)