MEDAN – RSUD dr. Pirngadi, rumah sakit tertua milik Pemko Medan, siap menjalani transformasi wajah baru pimpinan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap. Fokus utama membenahi kebersihan, tata kelola lingkungan, dan kenyamanan pasien!
Aksi Nyata di Balik Instruksi
Saat meninjau gerakan bersih-bersih besar-besaran di area rumah sakit, Sabtu (12/4/2025), Zakiyuddin menegaskan komitmennya.
“Ini bukan sekadar seremonial. Sejak beberapa hari lalu, tim sudah bekerja membersihkan semak, memangkas ranting pohon, hingga memasang lampu tambahan untuk menghilangkan kesan ‘suram’ di depan RS,” ungkap Zaki.
Yang Sudah Dilakukan :
– Penebasan semak dan pemangkasan pohon di area terbuka
– Penambahan lampu penerangan untuk keamanan pengunjung malam hari
– Pemotongan rumput liar yang mengganggu estetika
– Persiapan jadwal bersih-bersih rutin tiap pekan
Visi Jangka Panjang:
Zakiyuddin mengungkapkan rencana berlapis:
1. Fase 1 (2024): Fokus pada kebersihan eksterior dan tata lingkungan.
2. Fase 2 (2025-2026): Peningkatan fasilitas medis berbasis anggaran Pemko Medan.
3. Target Akhir Masa Jabatan : Dr. Pirngadi menjadi RS rujukan dengan standar kebersihan tinggi, tenaga medis kompeten, dan layanan terintegrasi.
“Kita tak mau RS ini dicap kumuh atau jorok. Pelan tapi pasti, kita mulai dari hal mendasar, kebersihan. Fasilitas medis akan menyusul sesuai kemampuan anggaran,” tegasnya di depan Dirut RSUD dr. Pirngadi Suhartono dan Camat Medan Timur.
Mengapa Penting?
– Dr. Pirngadi adalah RS tertua di Medan dengan beban pasien tinggi (rata-rata 1.500 kunjungan/hari).
– Kondisi lingkungan yang tidak terawat berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat.
– Program ini jadi uji coba model revitalisasi RS daerah tanpa anggaran besar, mengandalkan kolaborasi lintas sektor.
Respons Publik:
Warga Medan Timur, Siti (45), berharap: “Semoga tidak hanya bersih di depan, tapi sampai ke kamar pasien dan toilet. Selama ini, sampah sering menumpuk di belakang.”
#PantauPerubahan:
Zakiyuddin menjanjikan transparansi progres melalui akun Instagram resminya. Masyarakat bisa melaporkan temuan masalah kebersihan via DM atau hotline Dinas Kesehatan Medan. (FD)