MEDAN – Timnas Uzbekistan, datang ke Piala Dunia 2026 dengan status debutan. Tim besutan Fabio Cannavaro itu memiliki ambisi besar, tak sekadar menjadi pelengkap.
Dengan komposisi pemain muda dan berpengalamn ,wakil Asia itu bertekad menciptakan kejutan di Grup K yang dihuni Portugal, Kolombia, dan RD Kongo.
Fokus utama Cannavaro berada pada sektor pertahanan yang dipimpin bek muda berbakat Abdukodir Khusanov.
Bek berusia 22 tahun yang bermain di Manchester City itu menjadi pemain paling menonjol dalam skuad Uzbekistan. Kehadirannya bersama Sherzod Nasrullaev diharapkan mampu meredam agresivitas lini depan lawan-lawan mereka.
Cannavaro, yang dikenal sebagai salah satu bek terbaik dunia saat membawa Italia juara Piala Dunia 2006, diperkirakan menerapkan pendekatan pragmatis dengan organisasi pertahanan yang disiplin serta transisi cepat ke serangan balik.
Strategi tersebut dinilai cocok dengan karakter pemain Uzbekistan yang memiliki kecepatan dan kemampuan bertahan solid.
Selain Khusanov, Uzbekistan masih memiliki sejumlah pemain berpengalaman seperti kapten sekaligus striker andalan Eldor Shomurodov, gelandang kreatif Abbosbek Fayzullaev, serta playmaker Jaloliddin Masharipov yang menjadi motor serangan White Wolves.
Kekuatan utama Uzbekistan terletak pada keseimbangan lini belakang dan lini tengah. Khusanov menjadi jangkar pertahanan, sementara Fayzullaev dan Masharipov berperan mengalirkan bola ke lini depan. Shomurodov tetap menjadi tumpuan utama dalam mencetak gol berkat pengalaman internasionalnya.
Menghadapi Portugal yang difavoritkan menjadi juara grup, Uzbekistan kemungkinan mengusung formasi defensif dengan blok rendah dan mengandalkan serangan balik cepat. Saat menghadapi Kolombia dan RD Kongo, Cannavaro diperkirakan lebih berani memainkan penguasaan bola untuk mengejar poin maksimal.
Di atas kertas, Portugal dan Kolombia lebih diunggulkan lolos ke fase gugur. Namun Uzbekistan memiliki peluang menjadi kuda hitam, terutama jika mampu meraih kemenangan atas RD Kongo dan mencuri poin dari Kolombia. Soliditas pertahanan yang dipimpin Khusanov menjadi kunci utama untuk menjaga asa lolos ke babak 32 besar.
Bagi Cannavaro, Piala Dunia 2026 bukan hanya kesempatan membawa Uzbekistan mencetak sejarah, tetapi juga panggung pembuktian sebagai pelatih di level internasional. Dengan Khusanov sebagai fondasi utama pertahanan, Uzbekistan siap menantang dominasi tim-tim besar di Grup K. (RS)