Sengit! Porwasu 2026: 36 Jurnalis Bertarung di 64 Kotak, Hanya 4 Raih Poin Sempurna di Hari Pertama

MEDAN – Dentuman persaingan cabang olahraga catur pada Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara (Porwasu) 2026 langsung memanas sejak hari pertama.

Sebanyak 36 jurnalis dari berbagai kabupaten/kota di Sumut bertarung di atas 64 kotak hitam-putih, memperebutkan Piala Gubernur Sumut yang bergengsi.

Bertempat di Ruang Meeting Disporasu, GOR Bowling Rayati Syafrin, Jalan Willem Iskandar, Sabtu (11/4/2026), para pewarta yang akrab dengan deadline berita ini harus berpikir ekstra keras. Bukan menulis berita, melainkan menyusun strategi skak-mat dalam tempo terbatas.

Empat Babak Tuntas, Persaingan Sengit Sejak Awal

Panitia menerapkan sistem Swiss pairing metode yang mempertemukan peserta dengan perolehan poin setara, sehingga duel semakin berat seiring kemenangan demi kemenangan.

Hingga akhir babak keempat dari total tujuh babak yang direncanakan, papan klasemen menunjukkan ketatnya pertarungan.

Wasit lapangan, Erhan, yang memantau setiap pergerakan bidak, mengungkapkan bahwa dari 36 peserta, hanya empat pecatur yang berhasil menyapu bersih kemenangan dengan poin sempurna 4,0. Sisanya harus puas dengan raihan poin terbagi atau bahkan belum mengoleksi angka.

Baca Juga : Babak 8 Besar Domino Dam Batu Porwasu 2026 Makin Panas – Perebutan Piala Gubernur Sumut Bobby Nasution

“Persaingan sangat ketat, benar-benar sengit dari awal. Hanya empat peserta yang berhasil meraih poin penuh hingga babak keempat. Ini belum selesai, karena sistem swiss membuat kejutan selalu mungkin terjadi,” ujar Erhan kepada media usai pertandingan.

Peluang Masih Terbuka, Strategi Jadi Kunci

Meski empat nama memimpin, peluang merebut gelar juara masih terbuka lebar. Para pesaing di papan bawah terus membayangi dengan strategi yang mulai membaca pola permainan unggulan. Dalam catur, satu kesalahan posisi bisa meruntuhkan dominasi berhari-hari.

Situasi ini diperparah dengan sistem Swiss yang dinamis. Setiap kemenangan akan mempertemukan pemenang dengan pemenang lainnya, sehingga babak kelima, keenam, dan ketujuh diprediksi menjadi medan perang sesungguhnya. Tak ada istilah “lawan mudah” di sini.

Hari Kedua: Tiga Babak Penentuan

Pertandingan akan dilanjutkan pada Minggu (12/4/2026). Panitia menjadwalkan tiga babak sisa untuk menentukan peringkat akhir sekaligus siapa yang berhak mengangkat Piala Gubernur Sumut.

Dengan hanya tiga babak, setiap langkah menjadi krusial. Satu-satunya yang pasti: para jurnalis ini tak hanya piawai menulis berita, tapi juga jago membungkam lawan di papan catur.

Ajang Porwasu 2026 sendiri menjadi bukti bahwa wartawan Sumut memiliki talenta lintas bidang. Dukungan penuh dari Disporasu dan GOR Bowling Rayati Syafrin membuat turnamen berjalan lancar.

Publik Medan dan pecatur tanah air kini menanti siapakah yang akan keluar sebagai grandmaster di antara para jurnalis?

Pantau terus babak pamungkas besok karena di 64 kotak, tak ada yang namanya hasil akhir sebelum raja jatuh. (Rel)

#CaturJurnalis#CaturMedan#kitamedandotcom#OlahragaWartawan#PialaGubernur#PORWASU2026#PorwasuSumut#SistemSwiss#SwissPairing#ViralMedan