Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Kalah El Clásico: 3 Faktor Penentu dan Penggantinya!

JAKARTA – Dalam langkah mengejutkan, Real Madrid mengakhiri kerja sama dengan pelatih Xabi Alonso hanya sehari setelah kalah 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol.

Keputusan drastis ini diambil meski tim sempat meraih lima kemenangan beruntun jelang final. Posisi Alonso sebenarnya sudah goyah, namun kekalahan dari rival abadi di partai puncak menjadi pemicu akhir. Manajemen langsung menunjuk Álvaro Arbeloa, pelatih Castilla, sebagai penggantinya.

Baca Juga : Barcelona Vs Real Madrid: Drama 5 Gol & Kartu Merah! Los Cules Pertahankan Gelar Piala Super Spanyol di Jeddah

Menurut laporan eksklusif José Luis Sánchez dari El Chiringuito TV, ada tiga alasan utama di balik keputusan kontroversial ini:

1. Persiapan Fisik Bermasalah dan Epidemi Cedera

Sepanjang musim, Real Madrid dilanda masalah kebugaran. Cedera beruntun menghancurkan stabilitas skuad dan sering membuat tim kalah dalam duel fisik. Metode persiapan fisik tim utama dipertanyakan di internal klub. Bahkan, sebelum pemecatan, beredar wacana untuk mengembalikan Antonio Pintus—ahli kebugaran legendaris Madrid—ke tim utama. Kini, dengan Arbeloa, Pintus berpeluang besar kembali.

2. Hubungan Retak dengan Bintang-Bintang Utama

Lingkungan ruang ganti yang mulai tegang turut mempercepat kepergian Alonso. Hubungannya dengan Vinícius Júnior dikabarkan sudah lama tidak harmonis. Gelandang kunci Federico Valverde juga disebut kerap tidak puas dengan perannya.

Metode kepelatihan Alonso tidak sepenuhnya diterima pemain, dan gejolak ini menjadi sinyal bahaya bagi manajemen yang mengutamakan kesatuan tim.

3. Performa Buruk di Final yang Menentukan

Kekalahan 2-3 dari Barcelona di Jeddah bukan sekadar hasil, tapi cermin performa di bawah standar. Padahal, Madrid pernah mengalahkan Barça awal musim.

Kegagalan di final membuat citra klub ternoda dan manajemen kehilangan kepercayaan terhadap proyek Alonso. Kekalahan dari rival abadi di pentas final dianggap sebagai titik nadir yang tak bisa dimaafkan.

Dengan era Alonso berakhir setelah periode singkat, Real Madrid kini memasuki babak baru di bawah Álvaro Arbeloa.

Tantangan berat menanti menyelamatkan sisa musim, memulihkan harmoni, dan mengembalikan Los Blancos pada jalur kemenangan. Semua mata tertuju pada langkah pertama sang pelatih muda ini. (BL) 

#Arbeloa#Barcelona#BeritaBola#ElClasico#LaLiga#RealMadrid#SepakbolaSpanyol#ViralSports#XabiAlonso