Kapendam I/BB Ungkap Penyebab Anggota TNI Sekarat Dibacok Geng Motor SL

266

MEDAN l Anggota TNI berinisial Prada D menjadi korban penganiayaan kawanan geng motor di Jalan Guru Patimpus, Medan, Minggu (4/8/2024) dinihari.

Akibat penganiayaan ini, korban mengalami luka bacokan senjata tajam di bagian kepala, tangan dan paha, korban yang sekarat akibat luka bacokan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Putri Hijau Medan.

Kapendam I/Bukit Barisan (BB) Kolonel Inf Rico J Siagian menyampaikan kalau korban yang terluka parah karena mengalami luka bacok memang benar anggota TNI.

“Iya benar (korban anggota TNI),” ujarnya ketika dikonfirmasi, Senin (5/8/2024).

Rico juga mengungkapkan kalau penganiayaan terhadap anggota TNI Prada D ini bermula saat korban dan teman-temannya yang juga anggota TNI AD, sedang makan di Jalan Guru Patimpus Medan, lalu diganggu geng motor.

“(Anggota TNI) lagi makan, lalu diganggu gengmotor SL (Simple Life) IPK,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota TNI di Medan menjadi korban penganiayaan kawanan geng motor di Jalan Guru Patimpus Kota Medan, Minggu (4/8/2024) pagi.

Akibat penganiayaan ini, korban Prada D mengalami luka bacokan senjata tajam (Sajam) dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Putri Hijau Medan.

Informasi dihimpun penganiayaan yang dilakukan gerombolan geng motor ini bermula Prada D anggota Yonif 100/PS bersama 8 orang rekannya yang juga anggota TNI singgah ke Jalan Guru Patimpus, pada Minggu pagi sekitar pukul 03.45 WIB.

Tak lama berselang, gerombolan anggota geng motor yang berjumlah sekitar 20 orang menaiki 5 unit sepeda motor dan 2 unit mobil juga datang ke angkringan tempat makan tersebut.

Kawanan geng motor yang membuat keributan, terlibat cekcok mulut dengan sejumlah anggota TNI. Meski sudah menyampaikan kalau korban dan rekannnya anggota TNI, kawanan geng motor tetap melakukan penganiayaan.

Singkat cerita, akibat kejadian penganiayaan ini Prada D, mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya. Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Banda Thamrin, korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Putri Hijau karena luka berat yang dialaminya.

Polrestabes Medan yang menerima laporan kejadian ini dikabarkan sudah mengamankan anggota geng motor yang melakukan penganiayaan terhadap anggota TNI. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com