Pendorong Ketahanan Pangan Nasional: Taman Sains Teknologi Herbal Humbahas Jadi Perhatian Para Menteri

69

HUMBANG HASUNDUTAN – Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menjadi sorotan para pemangku kebijakan nasional.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk meninjau langsung fasilitas riset berteknologi tinggi ini.

Kunjungan ini menegaskan peran strategis Sumatera Utara dalam peta ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia. Para menteri menyampaikan optimisme tinggi bahwa TSTH2 akan menjadi epicentrum inovasi pertanian modern.

Airlangga Hartarto: Link and Match dengan Industri
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.Ia menekankan pentingnya sinergi antara riset dan industri.

“TSTH2 ini bukan sekadar taman, tetapi pusat unggulan yang dapat menghasilkan produk berbasis genome sequencing yang langsung terhubung dengan kebutuhan industri. Kami akan mendorong industri agro untuk memanfaatkan dan mengembangkan bibit unggul dari sini,” tegas Airlangga, Jumat (19/9/2025).

Ia menambahkan, tanpa riset dan teknologi, mustahil mencapai hasil pertanian yang optimal. Keberadaan TSTH2 diharapkan dapat mempercepat hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) unggulan untuk industri farmasi dan makanan-minuman (mamin).

Bobby Nasution: Kolaborasi Kunci Kesuksesan
Gubernur Sumut,Bobby Nasution, mengapresiasi kunjungan para menteri. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan TSTH2 melalui kolaborasi multipihak.

“Melalui kolaborasi ini, kami yakin TSTH2 akan memberikan inovasi dan solusi konkret bagi tantangan pertanian kita. Dampaknya tidak hanya untuk Sumut, tetapi bagi ketahanan pangan nasional,” ujar Bobby.

Luhut Pandjaitan: Kecepatan Riset yang Tak Tertandingi
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan kekagumannya pada kemampuan riset genomik di TSTH2.Menurutnya, kecepatan dan teknologi yang diinstal di kawasan ini tidak ada lawannya.

“Untuk melakukan genomik, kecepatannya di sini tidak tertandingi. Semua teknologinya sudah terinstall dan prosesnya akan berjalan sangat cepat. Kita tidak lagi perlu bermimpi, karena ini sudah nyata,” kata Luhut.

Zulkifli Hasan: Jawaban atas Rendahnya Produktivitas
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan TSTH2 adalah jawaban atas permasalahan produktivitas dan daya saing komoditas pangan Indonesia.

“Terus terang, masalah utama kita adalah penelitian. Tanpa riset, kita tidak bisa bersaing karena produktivitas kita rendah. Keberadaan TSTH2 ini sangat vital untuk mengubah itu semua,” pungkas Zulkifli Hasan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari percepatan pengembangan TSTH2 sebagai pusat inovasi yang membawa dampak nyata bagi perekonomian dan ketahanan pangan Indonesia. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com