MEDAN – Para artis mural mancanegara mengapresiasi Festival Mural Medan yang berlangsung di Fly Over Amplas. Mereka tak menyangka kegiatan tersebut berjalan meriah.
Seperti yang disampaikan seniman mural asal Malaysia, Yaulacap. Yaulacap baru pertama kali mengikuti festival mural di Medan. Dirinya mengaku takjub dan tidak menyangka acara berlangsung dengan sangat baik.
“Acaranya sangat baik. Saya disambut dengan baik oleh semua orang di sini. Saya ucapkan terimakasih,” ujar Yaulacap.
Dalam festival tersebut, Yaulacap menggambar dua sosok pria yang dia sebut sebagai pria melayu dan pria batak toba yang sedang mengobrol.
“Gambar ini memiliki arti walaupun berbeda etnik namun dapat mengobrol bersama. Tidak ada perbedaan,” jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan, Anna Bronza dari Rusia yang sudah kedua kalinya mengikuti festival mural di Kota Medan.
“Ini merupakan yang kedua kalinya saya mengikuti mural di Medan. Acaranya sangat meriah dan saya sangat senang. Hari ini saya menggambar Orang Hutan Sumatera agar masyarakat sadar bahwa orang hutan perlu dilindungi,” ungkapnya.
Karya seniman mural dari manca negara termasuk Indonesia menghiasi pilar Flyover Amplas. Ini merupakan rangkaian dari acara Festival Mural Medan yang diselenggarakan oleh Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata Kota Medan, Minggu (19/11) malam.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Yuda Pratiwi Setiawan yang hadir dalam acara tersebut menjelaskan, Festival Mural bertajuk Medan Art Exhibition ini di ikuti sebanyak 47 seniman mural dari berbagai negara termasuk Indonesia.
Dimana 12 orang diantaranya berasal dari tujuh negara yakni, Jepang, Malaysia, Thailand, Ukraina, Kanada, Venezuela dan Rusia. Sementara dari Indonesia sendiri di ikuti oleh seniman mural dari Kota Medan, Bandung, Yogyakarta dan Jakarta. (KM)