Bahrumsyah Desak Lelang Jabatan Kadis SDABMBK dan Kepala BKAD Pemko Medan Segera Dilakukan

193

MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, HT Bahrumsyah, mendesak Wali Kota Medan, Bobby Nasution untuk segera melelang dua jabatan strategis yang masih kosong, yakni Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) serta Kepala Badan Keuangan Daerah (BKAD).

Padahal, Pemko Medan saat ini tengah membuka lelang untuk lima jabatan Eselon II lainnya, seperti Kepala Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pendapatan Daerah, Dinas PKPCKTR, dan Inspektur Kota Medan. Namun, dua posisi kunci tersebut justru tidak ikut dilelang.

Dua Jabatan Strategis yang Harus Segera Diisi
Bahrumsyah menegaskan bahwa Kadis SDABMBK dan Kepala BKAD merupakan posisi vital yang memengaruhi pembangunan Kota Medan dan keuangan daerah.

– Kadis SDABMBK bertanggung jawab atas percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan, drainase, dan sumber daya air.
– Kepala BKAD berperan penting dalam pengelolaan anggaran dan pendanaan program Pemko Medan.

“Jika jabatan ini terus kosong, target pembangunan Medan akan terlambat. Tidak ada alasan untuk menundanya,” tegas Bahrumsyah, Jumat (23/5/2025).

Kekosongan Jabatan Terlalu Lama, Plt Tidak Cukup
Menurut Bahrumsyah, kedua jabatan tersebut sudah terlalu lama hanya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Ia mendesak Wali Kota untuk segera melelang posisi tersebut bersamaan dengan lima jabatan Eselon II yang sedang dibuka.

“Kita sudah sangat terlambat. Revisi RPJMD pun belum masuk ke DPRD. Jika tidak segera diisi, program-program Pemko Medan akan terhambat,” ujarnya.

Dukungan Partai Pengusung untuk Pemerintahan yang Solid
Sebagai Ketua DPD PAN Kota Medan, Bahrumsyah juga mengingatkan bahwa partai-partai pengusung, termasuk PAN, siap mendukung dan mengawal kebijakan Wali Kota.

“Wali Kota punya hak prerogatif memilih pejabat terbaik. Kami akan dukung, asalkan proses lelang jabatan strategis seperti Kadis SDABMBK dan Kepala BKAD segera dilakukan,” tegasnya.

Mengapa Lelang Jabatan Ini Penting?
1. Mempercepat Pembangunan – Kekosongan Kadis SDABMBK dapat menghambat proyek infrastruktur.
2. Optimalisasi Anggaran – Tanpa Kepala BKAD, pengelolaan keuangan daerah tidak maksimal.
3. Mencegah Pembengkakan Biaya – Penundaan lelang bisa memperlambat realisasi program.

Bahrumsyah berharap Pemko Medan segera mengambil langkah tegas untuk melelang jabatan-jabatan kunci ini demi kemajuan Kota Medan.(FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com