Bobby Nasution Pacu Pembangunan Huntap Bencana Sumut, 30.875 Rumah Rusak Masuk Tahap Verifikasi

88

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, terus mendorong akselerasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban banjir dan longsor di wilayahnya. Langkah ini diambil agar ribuan keluarga yang terdampak segera mendapatkan tempat tinggal yang layak.

Pada rapat koordinasi daring yang dihadiri tiga menteri—Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf—Bobby menyatakan saat ini proses pendataan korban telah mencapai tahap verifikasi.

“Secara keseluruhan, ada 30.875 unit rumah yang rusak. Data sudah by name by address dan kami targetkan verifikasi selesai akhir 2025,” tegas Bobby dalam rapat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, kemarin.

Kolaborasi dengan Tzu Chi dan Komitmen Menteri PKP
Pembangunan Huntap ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian PKP, Yayasan Buddha Tzu Chi, dan pemerintah daerah. Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengapresiasi kepemimpinan Bobby Nasution dalam mengkoordinasikan proyek ini.

“Saya senang karena Pak Gubernur bisa mengkoordinasikan dengan baik. Ini contoh bagus, seperti di Tapanuli Utara yang sudah kami kunci selesai 21 Maret 2026,” ungkap Maruarar yang juga memberitakan komitmen percepatan ini.

Proyek percontohan sudah dimulai dengan peletakan batu pertama untuk 648 unit Huntap di empat wilayah: Sibolga (200 unit), Tapanuli Tengah (118 unit), Tapanuli Utara (103 unit), dan Tapanuli Selatan (227 unit).

Sisa Kuota Huntap dan Penyediaan Lahan
Meski telah ada percepatan, dari kuota sekitar 1.000 unit yang tersedia, Sumut masih memiliki sisa kuota. Gubernur meminta pemerintah kabupaten/kota mengajukan lahan milik Pemprov Sumut di daerahnya untuk segera dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan Huntap tambahan.

Wakil Gubernur Surya dan Pj Sekda Sulaiman Harahap yang mendampingi rapat menegaskan kesiapan daerah untuk menyelesaikan kendala administratif dan teknis, sebagaimana dilaporkan juga oleh DetikSumut.

Upaya ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi pemulihan pasca-bencana, mengingat besarnya jumlah kerusakan rumah yang mencapai puluhan ribu unit. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com