Bobby Sambangi Paluta: Antusiasme Warga dan Janji Perbaikan Infrastruktur di Dolok & Sipiongot
PALUTA – Kunjungan kerja (kunker) Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, ke Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) pada Selasa (22/4/2025) menjadi magnet perhatian warga.
Dari Kecamatan Dolok hingga Desa Sipiongot, masyarakat menyambut hangat kedatangan orang nomor satu di Sumut ini. Tak hanya berswafoto, Bobby juga membagikan bingkisan dan mendengar langsung keluhan warga terkait infrastruktur jalan rusak yang jadi sorotan.
Dari Swafoto hingga Aspirasi: Bobby Nasution Akrab dengan Warga
Saat melintas di Kecamatan Dolok, rombongan Gubernur kerap berhenti untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Senang sekali, kami bangga Pak Gubernur mau datang ke desa kami. Semoga beliau bisa bawa perubahan untuk perbaikan jalan di Sipiongot,” ujar Lina Siregar, warga Desa Sipiongot, dengan wajah sumringah.
Antusiasme serupa terpancar dari Darman Harahap, warga Pijor Koling. Ia menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan Bobby Nasution mampu mempercepat pembangunan infrastruktur Paluta, terutama jalan lintas distribusi hasil pertanian.
“Jalan rusak ini sudah bertahun-tahun jadi masalah. Kami yakin Pak Gubernur bisa wujudkan solusi,” tegas Darman.
Infrastruktur Jadi Prioritas: Jalan Rusak di Dolok Didesak Segera Diperbaiki
Kecamatan Dolok, khususnya jalur Sipiongot, menjadi fokus keluhan warga. Jalan berbatu dan tanah yang berlumpur saat hujan dinilai menghambat distribusi komoditas seperti karet dan sawit.
“Kalau hujan, jalan ini seperti kubangan. Ekonomi warga pasti terdampak,” keluh Darman.
Bobby pun menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi pembangunan Sumut merata, termasuk di Paluta. Kunjungan ini disebut sebagai langkah awal untuk mengevaluasi kebutuhan infrastruktur secara langsung.
“Kami akan prioritaskan daerah yang terdampak jalan rusak parah,” ucap Bobby dalam keterangan singkatnya.
Harapan Warga: Dari Jalan Lancar Hingga Ekonomi Menggeliat
Masyarakat Paluta berharap, kunjungan Gubernur Bobby Nasution tak sekadar seremonial.
Pembenahan jalan di Dolok dan Sipiongot diyakini bisa membuka akses pemasaran hasil tani, meningkatkan perekonomian, dan mengurangi isolasi wilayah. “Dengan jalan bagus, hidup kami pasti lebih sejahtera,” pungkas Lina. (FD)