Bupati Anton Saragih Minta OPD Simalungun Saling Sinergi dan Respons Cepat Tangani Masalah Masyarakat

50

SIMALUNGUN – Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menegaskan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik. Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan Kabupaten Simalungun di Kantor Camat Tapian Dolok, Jumat (7/11/2025).

Dalam rapat yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, para staf ahli, asisten, camat, pimpinan OPD, serta unsur Forkopimca Tapian Dolok itu, Bupati Anton menekankan agar setiap OPD memahami program lintas sektor, bukan hanya bidangnya sendiri.

“Setiap OPD harus tahu program dinas lainnya. Ketika masyarakat bertanya, kita bisa menjelaskan meskipun bukan bidang kita. Kita semua pelayan masyarakat, bukan hanya pengelola administrasi,” tegas Anton.

Ia mencontohkan pentingnya keterpaduan informasi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan dalam pelayanan publik seperti administrasi kependudukan, bantuan sosial, hingga program BPJS gratis.

Menurutnya, rapat koordinasi tidak boleh hanya menjadi rutinitas seremonial, melainkan menghasilkan tindak lanjut konkret. “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan besok harus lebih baik dari hari ini. Setiap rapat harus ada hasil nyata,” ujarnya.

Bupati juga menyinggung soal penanganan banjir di Serbelawan, dan meminta seluruh jajaran belajar dari pengalaman tersebut. “Jangan tunggu banjir datang baru kita sibuk. PR kita masih banyak, jadi harus kompak dan bergerak cepat,” kata Anton.

Sementara itu, Sekda Simalungun Mixnon Simamora menegaskan rakor ini juga menjadi sarana sinkronisasi dengan program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, BPJS Kesehatan, Sekolah Rakyat, hingga pembangunan rumah layak huni.

Mixnon juga meminta Dinas Sosial memperbarui data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) agar bantuan tepat sasaran. “Masih banyak warga yang layak tapi belum mendapat bantuan. Data DTKS yang sekarang adalah usulan pangulu, jadi tolong diperbarui. Tahun 2026 jangan ada lagi laporan warga layak yang belum terdata,” tegasnya.

Rapat diakhiri dengan pemaparan capaian program dari masing-masing OPD. Usai memimpin rakor, Bupati Anton melaksanakan salat Jumat di Masjid Jamiatul Ikhlas, Huta II Petani Tengah, Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok.(RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com