Bupati Simalungun Gelar Rapat Koordinasi Waspada Bencana Hidrometeorologi
SIMALUNGUN – Menyikapi bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Bupati Simalungun Anton Ahmad Saragih menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi, Jumat sore (28/11/2025), di Ruang Rapat Bupati Simalungun, Pamatang Raya.
Rapat yang diikuti para asisten, staf ahli, pimpinan perangkat daerah, para camat dan pangulu se-Kabupaten Simalungun melalui zoom meeting ini digelar untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana. Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Simalungun yang memiliki wilayah sangat luas—32 kecamatan, 386 nagori, dan 27 kelurahan—harus dalam kondisi siaga.
Bupati Anton memerintahkan seluruh jajaran untuk menyiapkan langkah mitigasi sebelum bencana terjadi, termasuk pendirian posko di titik-titik rawan bencana. Ia juga menekankan perangkat daerah terkait, khususnya BPBD dan Dinas Kesehatan, untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Dinas Kesehatan diminta menyiapkan dokter dan mengaktifkan layanan push-to-Pustu guna mengantisipasi penyakit yang mungkin muncul akibat cuaca ekstrem.
Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama 24 jam, termasuk pada malam hari.
Dalam rapat tersebut, sejumlah camat menyampaikan laporan situasi terkini di wilayah masing-masing. Camat Bandar Masilam, Ida Royani Damanik, melaporkan terjadinya banjir akibat luapan Sungai Bahapal yang berdampak pada sejumlah rumah warga. Ia juga menerima informasi dari Camat Laut Tador, Kabupaten Batubara, yang ingin berkoordinasi terkait normalisasi Sungai Bahapal karena luapan sungai tersebut turut berdampak pada warganya.
Menanggapi hal itu, Bupati Simalungun menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Camat Laut Tador serta menghubungi Bupati Batubara untuk membahas langkah normalisasi Sungai Bahapal sebagai upaya mengurangi risiko banjir di kedua daerah.(RS)