Gubernur Bobby Nasution Turun Langsung: Dari Ruang Guru hingga Barisan Buruh, Ini Aksi Nyatanya!

45

MEDAN – Bobby Nasution tak cuma sekadar gubernur termuda. Dalam sepekan terakhir, ia menunjukkan diri sebagai pemimpin yang berpihak dengan turun langsung menyelesaikan persoalan rakyatnya.

Dari membela guru honorer yang teraniaya, menindaklanjuti viralnya keluhan seorang bidan, hingga menyambut hangat ribuan buruh yang berunjuk rasa.

Membela Guru Honorer yang Dilaporkan Orang Tua Murid
Kisahnya berawal dari Guru SMKN 1 Kutalimbaru, Sopian Nadeak. Ia bukan hanya menjadi terlapor di kepolisian karena melerai perkelahian siswa, tetapi juga menjadi korban penganiayaan oleh orang tua murid. Mendengar hal ini, Bobby Nasution langsung mendatangi kediaman sang guru di Binjai.

“Saling damai. Semoga guru Sopian tetap mau mengajar. Namun jika orang tua murid bersikeras tidak damai, kita Pemprovsu tentu akan membackup guru Sopian,” tegas Bobby, seraya mendorong para guru untuk tak takut menegur murid dengan cara yang benar.

Respons Cepat ke Bidan ASN yang Viral dan Ribuan Buruh
Dua hari kemudian, Bobby kembali bergerak. Kali ini ia menemui seorang bidan ASN di Deliserdang yang videonya viral karena mengaku sulit naik pangkat dan diduga ada pungli. Bobby meminta Bupati setempat mengambil kebijakan yang bijak.

Langkah responsifnya berlanjut. Pada Senin (3/11/2025), ribuan massa buruh memadati halaman kantornya. Dengan tangan terbuka, Bobby menyambut mereka dan mengajak perwakilan buruh berdiskusi.

“Hadirnya beliau menyembuhkan setengah penyakit buruh. Itu adalah perwujudan nyata kepedulian terhadap nasib kami, terutama terkait tuntutan kenaikan upah 2026,” ujar Rio Affandi Siregar, Ketua PD FSP KEP SPSI AGN Sumut.

Di Tengah Fitnah, Bobby Pilih Fokus pada Rakyat
Aksi-aksi nyata ini membuat Bobby Nasution kian dipandang sebagai tumpuan harapan bagi kaum buruh, nelayan, guru honorer, dan warga marginal lainnya. Di tengah berbagai fitnah yang menerpanya, ia memilih untuk tidak pantang menyerah dan terus membela mereka yang membutuhkan keadilan.

Seorang akademisi, Dr. Rahman Tahir, MIP, menilai langkah Bobby bukan sekadar karena viral, tetapi murni inisiatifnya sebagai “bapaknya para ASN” dan warga Sumut. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com