Pembangunan Medan Utara Harus Jadi Fokus Pemko Medan untuk Tekan Kesenjangan Sosial
MEDAN – Wakil Ketua DPRD Medan, H. Hadi Suhendra, menekankan pentingnya menjadikan pembangunan di kawasan Medan Utara, khususnya wilayah pesisir Belawan, sebagai skala prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan 2026.
Hal ini disampaikan usai menghadiri Forum Pra-Musrenbang RKPD 2026 yang digelar Selasa (15/4/2025).
Desak Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Bedah Rumah
Politisi Golkar asal Dapil Medan Utara ini meminta Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk mempercepat penataan permukiman kumuh dan perbaikan infrastruktur di kawasan pesisir Belawan.
Menurutnya, kondisi infrastruktur di Medan Utara masih tertinggal dan berpotensi memicu kesenjangan sosial.
“Jangan sampai ada kesan Medan Utara dianaktirikan. Penataan pemukiman, bedah rumah, dan perbaikan akses jalan harus jadi prioritas untuk pengentasan kemiskinan,” tegas Hadi Suhendra.
Optimalkan CSR Perusahaan & APBD untuk Kesejahteraan Masyarakat
Hadi Suhendra mengungkapkan Medan Utara memiliki potensi besar dari perusahaan dan industri yang beroperasi di wilayah tersebut.
Ia mendorong Pemko Medan memaksimalkan dana CSR (Corporate Social Responsibility) ribuan perusahaan serta mengalokasikan anggaran APBD secara strategis.
“Dengan sinergi CSR dan APBD, pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi bisa lebih masif. Ini solusi konkret untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.
Tawuran & Kejahatan Akar Masalah Ekonomi
Hadi juga menyoroti tingginya kasus tawuran dan kriminalitas di Medan Utara yang dipicu kesulitan ekonomi. Menurutnya, penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat harus jadi fokus Pemko Medan.
“Perusahaan di Medan Utara harus turun tangan beri peluang kerja. Pemko perlu fasilitasi pelatihan keterampilan agar masyarakat bisa mandiri,” tambahnya.
Komitmen DPRD Medan Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Sebagai wakil rakyat di Medan Utara, Hadi Suhendra menyatakan kesiapannya berkontribusi aktif mendorong program pembangunan berkelanjutan.
Ia berharap kolaborasi antara DPRD, Pemko, dan sektor swasta dapat mempercepat pemerataan kesejahteraan.
“Saya siap jadi jembatan aspirasi masyarakat. Pembangunan Medan Utara tidak bisa ditunda lagi,” tegasnya. (FD)