Pemko Medan Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya! Bukti Nyata Kebijakan Pro-Karir ASN di Era Rico Waas
MEDAN – Kabar membanggakan datang dari Kota Medan. Di tengah upaya reformasi birokrasi nasional, Pemerintah Kota (Pemko) Medan berhasil menyabet penghargaan bergengsi Adhi Manawa Nugraha Madya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.
Prestasi ini langsung mengukuhkan Medan sebagai salah satu daerah dengan kebijakan pro-karir Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik di Sumatra.
Penghargaan tersebut diberikan tepat pada puncak peringatan HUT BKN RI ke-78, sebuah momentum istimewa yang menjadi ajang apresiasi bagi daerah-daerah yang serius membenahi tata kelola kepegawaian.
Tidak tanggung-tanggung, penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Regional VI BKN Medan kepada Wali Kota Medan, Rico Waas, yang diwakili oleh Kepala BKPSDM Kota Medan, Subhan Fajri Harahap.
Acara berlangsung di Kantor Regional VI BKN Medan, Sabtu (6/6/2026), dengan suasana khidmat dan penuh kebanggaan.
Lantas, apa istimewanya penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya? Bagi yang belum tahu, ini bukan sekadar piala.
Baca Juga : Pj Sekdaprov Sumut: AI Bikin Kerja Cepat, Tapi ASN Wajib Pegang Etika!
Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan tertinggi negara terhadap daerah yang dinilai inovatif, konsisten, dan transparan dalam melindungi hak-hak ASN sekaligus mengembangkan karier mereka secara adil.
Di era digital dan tuntutan pelayanan publik yang cepat, kebijakan pro-karir menjadi kunci utama. Dan Pemko Medan, di bawah kepemimpinan Rico Waas, membuktikan diri sebagai pelopor.
Subhan Fajri Harahap, usai menerima penghargaan, menyampaikan bahwa keberhasilan ini bukanlah keajaiban semalam.
“Ini adalah buah manis dari kerja keras seluruh jajaran Pemko Medan. Bapak Wali Kota Rico Waas terus mendorong terciptanya ekosistem kerja yang sehat, adil, dan pro-karier. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa sistem kita berjalan,” ujarnya penuh haru.
Yang menarik, kebijakan yang diterapkan Pemko Medan tidak main-main. Mereka telah mengintegrasikan sistem manajemen talenta yang memprioritaskan kompetensi dan prestasi kerja, bukan lagi senioritas semata.
Hasilnya? Setiap ASN di lingkungan Pemko Medan kini memiliki jalur karier yang jelas dan kesempatan yang sama untuk menduduki jabatan strategis.
Birokrasi yang kaku perlahan digantikan oleh meritokrasi yang dinamis. Tidak heran jika semangat kerja ASN Medan melesat, dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat melalui pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan ramah.
“Kami ingin penghargaan ini menjadi pemantik motivasi. Bukan hanya untuk ASN di Medan, tapi seluruh Indonesia. Bahwa kebijakan pro-karir itu nyata dan berdampak. Mari kita wujudkan Medan yang lebih maju dan sejahtera,” harap Subhan.
Dengan raihan Adhi Manawa Nugraha Madya ini, Kota Medan resmi naik kelas. Bukan hanya sebagai kota metropolitan, tapi juga sebagai pusat reformasi birokrasi dan kesejahteraan ASN.
Selamat untuk Pemko Medan dan seluruh ASN! Teruslah berkarya, pelayanan berkualitas adalah kunci Indonesia Emas 2045. (Rel)