Rico Waas Serap Aspirasi Warga Medan Area, Apresiasi Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Produktif

153

MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, kembali menyapa masyarakat melalui program Sapa Warga di Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Sabtu (13/9/2025). Kegiatan ini disambut antusias warga yang hadir untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan langsung kepada Wali Kota.

Rico hadir bersama Anggota DPRD Medan Afif Abdillah serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan. Salah satu keluhan datang dari Rosma, terkait persoalan administrasi kependudukan (adminduk) seorang anak yang belum memiliki akta kelahiran karena ayahnya tidak memiliki e-KTP dan keberadaannya tidak diketahui.

Menanggapi hal itu, Rico langsung menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk segera menyelesaikannya. Bahkan sebelum instruksi diberikan, petugas Disdukcapil yang berada di lokasi telah lebih dahulu memproses data yang dibutuhkan. Respons cepat ini diapresiasi Rico Waas.

Keluhan lain disampaikan Efrina Sikumbang mengenai Program Keluarga Harapan (PKH) untuk lansia. Kadis Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, menjelaskan bahwa pengajuan dilakukan melalui kelurahan dan akan diverifikasi ke dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE). “PKH merupakan program pemerintah pusat, Pemko hanya mengajukan, sementara keputusan ada di pemerintah pusat,” ujarnya.

Selain itu, warga juga menyampaikan berbagai persoalan lain, mulai dari lampu jalan yang mati, honor program magrib mengaji, kebutuhan tiang listrik, hingga permintaan pemagaran kuburan muslim. Tidak ketinggalan, keluhan mengenai harga sembako, khususnya cabai merah yang melonjak, turut disampaikan.

“Harga cabai naik karena kemarau panjang yang mengurangi pasokan dari daerah penghasil. Pemko Medan terus berupaya mengatasinya, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM),” jelas Rico.

Usai dialog, Rico bersama Afif Abdillah meninjau taman aktif di Kelurahan Pasar Merah Timur. Lahan yang sebelumnya terbengkalai kini dimanfaatkan menjadi produktif dengan ditanami sayuran, apotek hidup, serta budidaya ikan lele.

“Ini contoh baik pemanfaatan lahan tidur yang hasilnya langsung dirasakan masyarakat. Kolaborasi pemerintah kecamatan dan warga di sini patut ditiru oleh kelurahan lain di Kota Medan,” ungkap Rico.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke SDN 060826 dan SDN 064928, di mana Rico menyoroti sarana dan prasarana sekolah yang sudah rusak dan membutuhkan perbaikan.(FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com