Bupati Simalungun Sidak Pasar Serbelawan, Harga Sembako Dipantau Ketat

121

SIMALUNGUN – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Simalungun melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Serbelawan di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Selasa (10/3/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasaran.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama jajaran perangkat daerah, di antaranya Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rinton Damanik, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Eva Tambunan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Pardomuan Sijabat serta Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Alfian Denri Saragih.

Turut hadir perwakilan sejumlah instansi seperti Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, serta jajaran pemerintah kecamatan dan aparat kepolisian setempat.
Dalam sidak tersebut, rombongan memantau langsung harga sejumlah komoditas di Pasar Serbelawan.

Baca Juga: Pasar Murah Ramadan 1447H: Rico Waas Tebar Subsidi Rp4 M ke 151 Kelurahan, Warga Wajib Tahu!

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar harga kebutuhan pokok masih berada dalam kondisi stabil.

Beberapa komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, dan telur dilaporkan tidak mengalami lonjakan harga signifikan.

Selain memantau pasar tradisional, rombongan juga melakukan pengecekan ke SPBU Serbelawan guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Lebaran.

Pemilik SPBU Serbelawan Adrian Hartanto memastikan pasokan BBM dan gas LPG dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia juga menyebut penambahan pasokan solar memerlukan rekomendasi dari pemerintah daerah.

Bupati Anton Achmad Saragih mengatakan sidak pasar dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia sekaligus mencegah praktik penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga.

“Kita ingin memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang berlebihan. Inflasi yang tidak terkendali dapat berdampak pada penurunan daya beli masyarakat,” kata Anton.

Baca Juga: Wali Kota Medan Resmi Buka Pasar Murah Natal-Tahun Baru, Sediakan 8 Sembako Kunci dengan Harga Tertahan!

Menurutnya, pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan melalui sidak pasar, tetapi juga lewat berbagai langkah lain seperti operasi pasar murah, pengawasan distribusi barang, serta pemantauan stok kebutuhan pokok.

Pemerintah daerah juga melakukan pemeriksaan metrologi terhadap Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) seperti minyak kemasan dan gas LPG, termasuk pengecekan alat timbangan di pasar dan pompa ukur BBM di SPBU.

“Pasokan minyak dan gas LPG sering menjadi perhatian masyarakat. Karena itu kita harus memastikan ketersediaan dan jumlahnya sesuai agar tidak menimbulkan keresahan,” ujar Anton. (RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com