Sumut Ambil Peran Penting! 5 Komitmen Nyata untuk Lestarikan Budaya Melayu Diumumkan

44

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi menyatakan lima komitmen besar untuk pelestarian dan penguatan budaya Melayu. Komitmen ini sekaligus menegaskan kesiapan Sumut sebagai ujung tombak diplomasi budaya Indonesia di kancah global.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Sumut, Surya, saat menerima kunjungan Tim Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI di Kantor Gubernur Sumut, Senin (17/11/2025).

“Warisan peradaban Melayu di Sumut sangat kuat. Karena itu, kami tak hanya menjaga, tetapi juga aktif memajukannya melalui lima komitmen utama,” tegas Surya.

Lima Komitmen Besar Pemprov Sumut:
1. Pelestarian Bahasa: Pendokumentasian dan revitalisasi dialek Melayu pesisir serta ragam bahasa lokal sebagai aset linguistik yang berharga.
2. Pendidikan Budaya: Penguatan kurikulum bahasa, sejarah, dan sastra Melayu di semua jenjang pendidikan, dari sekolah hingga perguruan tinggi.
3. Kolaborasi Global: Membuka peluang riset dan pertukaran akademik dengan universitas dan lembaga bahasa dari negara-negara serumpun.
4. Pariwisata Heritage: Mengembangkan destinasi sejarah seperti Istana Maimun, Masjid Raya Al-Mashun, dan Kawasan Kesultanan Deli sebagai destinasi wisata warisan budaya berkelas dunia.
5. Ekonomi Kreatif: Mendongkrak produk seni, busana, kuliner, dan kriya Melayu modern untuk menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dukungan untuk Bahasa Indonesia-Melayu di ASEAN
Kunjungan BKSAP DPR RI ini merupakan tindak lanjut dari Deklarasi Asosiasi Parlemen Berbahasa Indonesia-Melayu, yang melibatkan negara-negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei, dan Filipina.

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, mengungkapkan tujuan jangka panjangnya. “Kami ingin memperkuat kerangka kerja agar Bahasa Indonesia-Melayu dapat menjadi bahasa persatuan di parlemen ASEAN. Targetnya, dalam 5-10 tahun ke depan, ini dapat terwujud,” ujar Mardani.

Dengan langkah strategis ini, Sumut tidak hanya menjaga khazanah budayanya tetapi juga memposisikan diri sebagai pusat kebudayaan Melayu yang aktif berkontribusi pada peta budaya nasional dan internasional. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com