Sumut Jadi Pelopor! Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis SDGs Pertama di Indonesia, Targetkan 500 UMKM Terdaftar 2026

105

MEDAN – Sumatera Utara resmi mencatatkan sejarah sebagai provinsi pertama di Indonesia yang meluncurkan sistem pendaftaran bisnis berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).

Langkah revolusioner ini diumumkan dalam konsultasi publik penyusunan Rancangan Awal Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs 2026–2030, bertempat di Hotel Adimulia Medan, Senin (6/4/2026).

Peluncuran BRS SDGs: Digitalisasi Kemitraan Bisnis Berkelanjutan

Yang paling menarik perhatian adalah peluncuran Business Registration System (BRS) SDGs sebuah sistem digital yang mengintegrasikan peran dunia usaha ke dalam target pembangunan berkelanjutan. Sistem ini secara resmi diluncurkan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap.

“RAD SDGs ini bukan dokumen administratif biasa. Kami memastikan pembangunan inklusif, berkeadilan, dan adaptif dengan prinsip No One Left Behind,” tegas Sulaiman.

Ia juga mendorong pendekatan Build Forward Better membangun Sumut yang lebih tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim.

Target Makro Ambisius 2026–2030

Kepala Bapperida Sumut, Dikky Anugerah, memaparkan indikator kunci yakni,

· Pertumbuhan ekonomi: 7,6%
· Pendapatan per kapita: Rp115,3 juta
· Kemiskinan: 2,82–3,82%
· Pengangguran terbuka: 4,75%
· Indeks Pembangunan Manusia (IPM): terus meningkat

Baca Juga : Rico Waas & TNI Perkuat Sinergi, Dari Keamanan Sampai Dukung UMKM Medan

“SDGs adalah kerangka utama perencanaan daerah, bukan agenda tambahan,” ujar Dikky.

Kolaborasi Jepang – USU – JICA

BRS SDGs lahir dari kolaborasi Pemprov Sumut, SDGs Center USU, dan Japan International Cooperation Agency (JICA). Jepang dipilih sebagai rujukan karena keberhasilannya mengintegrasikan praktik bisnis berkelanjutan dalam sistem registrasi.

Hingga saat ini, 199 pelaku usaha telah terdaftar, dengan target 500 UMKM pada 2026. Konsultan IDJC untuk Project JICA SDGs, Hisaaki Mitsui, mengapresiasi langkah ini:

“Sistem ini berpotensi menjadi model bagi provinsi lain di Indonesia. Selamat kepada para pelaku usaha yang telah terdaftar.”

Dampak Viral & Mengapa Ini Penting

Ini bukan sekadar peluncuran sistem ini adalah perubahan paradigma. Dunia usaha kini bisa berkontribusi secara terukur pada SDGs. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Bank Indonesia, OJK, Kadin Sumut, dan seluruh kabupaten/kota se-Sumut.

Sumut membuka jalan bagi Indonesia menuju pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berbasis data. Apakah provinsi lain akan menyusul? Waktu yang akan menjawab. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com