Ulama & Pemerintah Bersinergi di Sumut : Kunci Pembangunan Beretika dan Bermartabat

70

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan, kolaborasi yang kuat antara para pemimpin agama (ulama) dan pemerintah (umara) adalah fondasi utama menuju pembangunan yang berkelanjutan dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Wakil Gubernur Sumut, Surya, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) X MUI Sumatera Utara 2025 di Grand Inna Medan, Jumat (26/12/2025).

“Peran MUI sebagai shadiqul hukumah (mitra pemerintah) dan khadimul ummah (pelayan umat) adalah pilar moral dan spiritual dalam setiap lini pembangunan di Sumut,” tegas Wagub Surya.

Ia menekankan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga dari kuatnya ketahanan sosial, kualitas SDM, dan teguhnya nilai-nilai moral keagamaan.

Musda X MUI Sumut 2025 menjadi agenda strategis untuk Evaluasi & Perencanaan: Meninjau kinerja lima tahun terakhir dan menyusun program unggulan ke depan, Regenerasi Kepemimpinan : Memilih sosok yang amanah dan visioner untuk memimpin MUI Sumut lima tahun ke depan. Hasilkan Rekomendasi Strategis menyiapkan masukan berharga bagi kebijakan pemerintah daerah yang berpihak pada kemaslahatan umat.

Ketua Umum MUI Sumut, Maratua Simanjuntak, berharap musyawarah ini melahirkan fatwa-fatwa yang bermanfaat.

“Ilmu yang tinggi harus diimbangi adab dan akhlak. Sinergi dengan pemerintah kita wujudkan untuk menuju Sumut yang lebih berkah,” ujarnya.

Sekjen MUI Pusat, Amirsyah Tambunan, menambahkan, musyawarah ini adalah momentum muhasabah bagi organisasi untuk mengoptimalkan perannya sebagai mitra pemerintah dan pelindung umat.

Pemprov Sumut berkomitmen terus membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan MUI, memastikan setiap langkah pembangunan tepat sasaran, beretika, dan membawa kemaslahatan bagi semua warga Sumatera Utara. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com