VIDEO VIRAL BERLANJUT DUEL MAUT: Anak Kepling di Sunggal Tewas Ditikam usai Tegur Pelaku yang Kerap Onar
MEDAN – Sebuah pertengkaran berujung maut merenggut nyawa Rio Ade Nugraha (20), anak sulung Kepala Lingkungan (Kepling) di Sunggal. Ia tewas ditikam di dada usai terlibat “duel” satu lawan satu dengan Arif Al Kurniawan di Gang Mushala, Rabu (10/12/2025) malam.
Kronologi Berdarah
Insiden bermula saat Rio dan adiknya, Egi (19), melihat kondisi Sungai Belawan. Arif tiba-tiba muncul dan terjadi cekcok.
“Saya lihat abang saya berkelahi dengan pelaku. Pelaku megang senjata tajam seperti keris. Saya mau bantu tapi ditahan warga,” kata Egi.
Usai pergulatan, Rio pulang. Namun, di depan rumah neneknya, ia roboh dengan luka tusuk di dada. “Dia berteriak minta tolong. Kami lihat korban memegang ulu hatinya dan bilang ditikam Arif,” ujar tetangga, Orita Hutahuruk.
Motif: Teguran untuk Si “Peresah”
Konflik diduga berakar dari teguran Rio kepada Arif yang kerap membuat onar. Warga menyebut Arif kerap menipu tukang becak dan tak membayar ojol.
“Rio selalu bilang, ‘Jangan buat rusuh di kampung ini. Jangan bikin malu karena bapak saya kepling’,” tutur Orita. Teguran itu memicu ketegangan berulang hingga memuncak dalam duel berdarah.
Ayah Korban Tangkap Pelaku
Mendengar teriakan tolong, ayah Rio, Iwan Lesmana (47), yang juga Kepling, langsung mengepung dan menangkap Arif yang sempat dipukuli warga. “Saya sendiri yang mengantarkan pelaku ke polsek,” ucap Iwan. Rio dilarikan ke RS Bina Kasih namun nyawanya tak tertolong.
Pelaku Ditahan, Motif Didalami
Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, membenarkan Arif telah diamankan. “Sudah kita tahan. Motifnya masih kita dalami,” tegasnya. Keluarga dan warga berduka atas tewasnya pemuda yang dikenal peduli dengan ketertiban lingkungannya. (HEN)