Zakiyuddin Ajak Pelajar Al Washliyah Jadi Garda Terdepan Perang Melawan Narkoba dan Judi Online

151

MEDAN – Di tengah gempuran bahaya laten narkoba dan maraknya judi online (judol) yang mengincar generasi muda, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengambil langkah strategis dengan menggandeng organisasi pelajar.

Kemarin di ruang kerjanya, ia menerima audiensi pengurus Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Medan dan melayangkan ajakan heroik jadilah tentara di garda terdepan memerangi dua ancaman bangsa ini.

Didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Medan H.T. Chairuniza, serta disambut Ketua PD IPA Medan Abdul Latif Hasibuan beserta jajaran, Zakiyuddin menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan tidak bisa bekerja sendiri.

Diperlukan sinergi masif dengan organisasi kepemudaan untuk menyelamatkan masa depan kota dari kehancuran sumber daya manusia.

“Saya minta kepada adik-adik semua, suarakan dengan lantang tentang bahaya narkoba dan judi online. Ajak teman-teman sebaya kalian untuk menjauhi segala bentuk barang haram dan judi daring yang hanya akan membawa kehancuran,” pesan Zakiyuddin dengan nada tegas namun penuh harap.

Baca Juga : PW HIMMAH Sumut Buka Suara Soal Oknum Kader Terkait Kasus Judi Online

Dalam kesempatan itu, orang nomor dua di Pemko Medan ini memberikan wejangan mendalam. Menurutnya, fondasi utama bagi generasi muda adalah keimanan dan ketakwaan.

Agama harus menjadi benteng kokoh yang tidak bisa ditembus oleh pengaruh negatif apa pun.

“Tidak ada satu pun orang di dunia ini yang meraih kesuksesan dengan mengonsumsi narkoba. Tidak ada seorang pun yang menjadi kaya raya karena bermain judi. Kesuksesan lahir dari kerja keras, doa, dan pikiran yang sehat,” tegasnya, menyadarkan bahwa jalan pintas melalui hal negatif adalah keniscayaan menuju jurang kemiskinan dan kriminalitas.

Pemerintah Kota Medan, lanjutnya, berkomitmen penuh untuk bergandengan tangan dengan IPA Al Washliyah. Dukungan akan diberikan secara berkelanjutan, terutama dalam penguatan program-program edukasi dan pencegahan yang menyasar lingkungan sekolah dan tempat ibadah.

Ia melihat organisasi pelajar memiliki peran vital sebagai agen perubahan yang dapat menyuarakan gerakan antinarkoba dan anti-judol dengan bahasa dan pendekatan yang lebih mudah diterima kalangan milenial.

“Kami sangat mengapresiasi program kerja IPA Medan. Teruslah kaderisasi, bentuklah pemuda-pemuda yang militan dan kompeten. Jadikan dakwah sebagai medium untuk menyelamatkan generasi dari bahaya narkoba dan judi online,” imbuh Zakiyuddin memberikan semangat.

Menyambut hangat ajakan tersebut, Ketua PD IPA Medan, Abdul Latif Hasibuan, memaparkan sejumlah program unggulan organisasinya.

Puncaknya, dalam waktu dekat mereka akan menggelar Safari Dakwah Ramadan di tiga masjid besar di Kota Medan pada 28 Februari, 1 Maret, dan 2 Maret 2026.

Safari ini tidak hanya akan diisi ceramah keagamaan, tetapi juga kampanye masif anti-narkoba dan judi online kepada masyarakat.

Tak hanya itu, IPA Medan juga berencana mencetak kader-kader tangguh melalui Latihan Kader Menengah yang akan berlangsung pada 8–14 Maret 2026 di Sekretariat Al Washliyah Sumut, Jalan Sisingamangaraja.

Kegiatan ini dirancang untuk membentuk pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan siap menjadi pelopor kebaikan di lingkungan masing-masing.

Langkah sinergis antara Pemko Medan dan IPA Al Washliyah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelajar yang sehat, produktif, dan jauh dari jeratan narkoba serta judi online, mewujudkan Generasi Emas Sumut yang bersinar. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com