Wali Kota Rico Waas Tinjau Medan Labuhan, Tegaskan Pelayanan Korban Banjir Harus Cepat dan Responsif!

90

MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Waas menekankan komitmennya untuk pelayanan publik yang tanggap bencana. Dalam Safari Isya yang digelar di Masjid Al-Istiqomah, Kelurahan Besar, Medan Labuhan kemarin, Rico Waas memerintahkan seluruh camat dan lurah untuk memberikan layanan cepat tanpa penundaan bagi warga terdampak banjir.

“Jika ada lurah tak responsif, laporkan ke camat. Jika camat tak bergerak, langsung hubungi saya via media sosial. Tidak boleh ada yang mempermainkan pelayanan publik!” tegas Wali Kota di hadapan aparatur kelurahan, tokoh masyarakat, dan jamaah.

Layanan yang dimaksud mencakup percepatan pemulihan dokumen kependudukan seperti KTP dan KK yang hilang, serta akses kesehatan bagi korban pascabanjir yang mengalami keluhan seperti batuk dan diare.

Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Awal 2025
Rico Waas juga mengingatkan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem hingga pertengahan Desember, bahkan berlanjut ke awal Januari 2025.

Ia meminta aparat daerah untuk terus menyiarkan informasi cuaca, menyiapkan lokasi evakuasi, dan memastikan ketersediaan logistik.

“Pelayanan publik harus tetap berjalan maksimal, meski dalam situasi siaga bencana,” ujarnya.

Refleksi dan Doa Bersama Pasca-Banjir Besar
Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengajak seluruh jamaah merefleksikan musibah banjir besar yang melanda Medan Labuhan dan sejumlah daerah di Sumatera pada 27 November lalu.

Ia mengajak semua pihak untuk tetap berserah diri dan mengirimkan doa bagi para korban dari Aceh hingga Sumatera Barat yang kehilangan harta, rumah, bahkan keluarga.

“Semoga mereka diberikan kekuatan, kesehatan, dan rezeki yang lebih baik,” ungkapnya penuh harap.

Serahan Bantuan untuk Pemulihan dan Pemberdayaan
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Medan menyerahkan bantuan kepada Masjid Al-Istiqomah dan warga setempat. Bantuan tersebut meliputi:
· Dana hibah Rp50 juta untuk rehabilitasi masjid
· Bantuan sosial Rp10 juta
· 70 polibag bibit cabai
· 1 set peralatan tenis meja
· 1 rak buku lengkap dengan koleksi

Bantuan diharapkan dapat mendukung pemakmuran masjid sebagai pusat peradaban masyarakat. “Pembangunan kota tidak akan lengkap tanpa membangun rumah ibadah,” tutup Rico Waas.

Kegiatan yang dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, unsur Forkopimcam, serta pimpinan perangkat daerah ini juga diisi dengan ceramah keagamaan oleh Ustaz Drs. Mahmud Yunus Daulay. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com