Cucurella Siap Jadi Andalan Baru Real Madrid di Sisi Kiri

594

MEDAN – Marc Cucurella diprediksi akan semakin memperkuat sektor kiri Real Madrid pada musim 2026/2027. Bek kiri Timnas Spanyol itu didatangkan Los Blancos dari Chelsea pada Juni 2026 dengan nilai transfer mencapai €55 juta atau sekitar Rp961 miliar ditambah bonus €5 juta atau sekitar Rp87 miliar. Ia menandatangani kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2032.

Kehadiran Cucurella menjadi bagian dari proyek besar yang dibangun pelatih Jose Mourinho untuk mengembalikan Real Madrid ke jalur juara. Pemain berusia 27 tahun tersebut diproyeksikan menjadi pilihan utama di posisi bek kiri, menggeser persaingan dengan Álvaro Carreras dan Ferland Mendy. Bahkan, sejumlah laporan menyebut Mourinho memang menginginkan langsung kedatangan Cucurella karena karakter permainannya dianggap sesuai dengan kebutuhan tim.

Peluang Cucurella mengamankan tempat utama semakin terbuka setelah tampil impresif bersama Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026. Ia menjadi salah satu pemain yang bermain penuh sepanjang turnamen dan berkontribusi membawa La Furia Roja meraih gelar juara dunia. Penampilannya dinilai konsisten baik saat membantu serangan maupun ketika bertahan.

Baca Juga: Barcelona Juara La Liga 2025/2026 Usai Bungkam Real Madrid 2-0 di Camp Nou

Secara karakter permainan, Cucurella merupakan bek kiri modern yang agresif, energik, dan memiliki mobilitas tinggi. Lulusan akademi Barcelona itu nyaman bermain sebagai bek kiri, wing-back, maupun gelandang sisi kiri. Ia dikenal rajin melakukan overlap, memiliki kemampuan pressing yang kuat, serta mampu mengalirkan bola dengan cepat dari lini belakang ke area serangan.

Kelebihan utama Cucurella terletak pada stamina, intensitas permainan, kemampuan duel satu lawan satu, dan kontribusinya dalam fase menyerang maupun bertahan. Ia juga memiliki kemampuan membaca permainan yang baik sehingga sering memutus serangan lawan sebelum berkembang menjadi ancaman.

Pengalamannya bermain di Premier League bersama Chelsea dan Brighton membuatnya terbiasa menghadapi pertandingan dengan tempo tinggi.

Meski demikian, Cucurella tetap memiliki beberapa kelemahan. Posturnya yang tidak terlalu tinggi membuatnya terkadang kesulitan menghadapi duel udara melawan pemain yang lebih besar.

Selain itu, gaya bermainnya yang agresif dan sering naik membantu serangan kerap meninggalkan ruang di belakang yang bisa dimanfaatkan lawan melalui serangan balik cepat. Konsistensi dalam menjaga posisi juga menjadi aspek yang masih perlu diperhatikan saat menghadapi tim dengan transisi cepat.

Dengan usia yang masih berada dalam masa emas seorang pesepak bola serta pengalaman di level tertinggi Eropa dan internasional, Cucurella diyakini dapat menjadi solusi jangka panjang Real Madrid di sektor kiri pertahanan.

Mourinho pun berharap pemain asal Spanyol tersebut mampu memberikan keseimbangan antara kekuatan bertahan dan daya dobrak serangan yang selama ini menjadi ciri khas permainan Los Blancos. (RS)