Dana Hibah Belum Turun, KORMI Medan Galang Donasi demi Forprovsu 2026

400

MEDAN – Keterbatasan pendanaan tak menyurutkan tekad kontingen Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Medan untuk mengejar prestasi di Festival Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Forprovsu) 2026.

Belum menerima dana hibah pemerintah, pengurus KORMI Medan berinisiatif menggalang donasi pribadi demi membiayai keikutsertaan kontingen pada ajang yang berlangsung 23–28 Oktober 2026.

Ketua Kontingen KORMI Medan untuk Forprovsu 2026, Sukur Ananto, mengatakan pihaknya tetap berupaya memberikan hasil terbaik untuk mengharumkan nama Kota Medan meski menghadapi kendala pendanaan.

“Kita siap menghadapi Forprovsu 2026 nanti. Meski dengan segala kekurangan dan kendala yang kita hadapi saat ini, kita akan berupaya memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama Kota Medan,” kata Sukur kepada wartawan, Selasa (13/10/2026).

Sukur menjelaskan, hingga kini KORMI Medan belum menerima dana hibah pemerintah untuk mendukung persiapan kontingen. Padahal, waktu pelaksanaan Forprovsu semakin dekat.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan ketua, sekretaris, bendahara, dan pengurus lainnya untuk mengumpulkan donasi secara kolektif guna membiayai kebutuhan kontingen.

Sebelumnya, perwakilan kontingen KORMI Medan juga telah melakukan audiensi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan. Namun, menurut Sukur, hingga saat ini belum ada langkah konkret terkait dukungan pendanaan.

“Jadinya dalam waktu yang semakin mepet ini, kita berinisiatif untuk mengumpulkan donasi secara kolektif dari pengurus,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan tersebut, Sukur tetap optimistis para pegiat olahraga dari berbagai induk organisasi olahraga (Inorga) di bawah KORMI Medan mampu bersaing, bahkan membidik gelar juara umum pada Forprovsu 2026.

Baca Juga; KORMI Gandeng Dispar Medan, Siapkan Kolaborasi Kembangkan Wisata dan Olahraga Masyarakat

Ketua Bidang Humas Kontingen KORMI Medan, Johannes Hutabarat, mengapresiasi semangat para pegiat olahraga yang tetap bersiap mengikuti kompetisi meski dukungan pembiayaan belum tersedia.

“Meskipun tanpa pembiayaan dan bahkan mungkin nantinya mereka bisa saja mengeluarkan dana pribadi, tetapi para Inorga ini tetap bersemangat menghadapi Forprovsu nanti,” kata Johannes.

Menurutnya, keseriusan para pegiat terlihat dari data peserta yang disampaikan masing-masing Inorga. Bahkan, ada Inorga yang berencana mengirim hampir 100 pegiat untuk berlaga di Forprovsu 2026.

Johannes mengaku terharu melihat tekad para pegiat yang tetap ingin mengejar prestasi meski telah mengetahui kontingen menghadapi kendala pendanaan.

Semangat tersebut, katanya, menjadi dorongan bagi jajaran kontingen KORMI Medan untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik bagi Kota Medan di Forprovsu 2026. (RS)