Drama Final Memilukan! Garuda Gagal Raih Gelar Juara Piala Asia 2026 Usai Takluk dari Iran Lewat Adu Penalti Sengit

80

JAKARTA – Sejarah nyaris tercipta di Indonesia Arena, GBK, Sabtu (7/2/2026). Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan raja futsal Asia, Iran, dalam final Piala Asia Futsal 2026 yang berlangsung dramatis hingga babak adu penalti.

Skor 5-5 di akhir perpanjangan waktu harus berakhir dengan kekalahan tipis 4-5 lewat tos-tosan, mengubur mimpi “Garuda Futsal” menjadi juara untuk pertama kalinya.

Meski harus puas sebagai runner-up, pencapaian ini adalah yang terbaik sepanjang sejarah Indonesia di ajang bergengsi ini. Mereka menunjukkan mental tempur luar biasa melawan tim yang telah 15 kali menjadi juara.

Jalan Pertarungan Sengat

Tim besutan Hector Souto langsung menunjukkan gigitan. Mereka unggul 3-2 di babak pertama berkat gol cepat Reza Gunawan dan dua gol (brace) Israr Megantara. Iran yang kehilangan momentum membalas lewat Hossein Tayebi dan Saeid Ahmad Abbasi.

Babak kedua tak kalah panas. Abbasi kembali memperkecil skor, tetapi Samuel Eko seakan menjawab dengan gol indahnya yang membawa skor menjadi 4-3.

Tekanan Iran akhirnya berbuah di menit-menit akhir melalui Mahdi Karimi yang menyamakan kedudukan 4-4, memaksa pertandingan ke babak tambahan waktu.

Baca Juga : INALUM Dorong Lahirnya Bintang Futsal Muda Lewat Wondr Futsal Series 2025 Medan

Di masa perpanjangan, duel sengat terus berlanjut. Israr Megantara kembali membukukan namanya di papan skor untuk hat-trick bersejarah, namun Abbasi (yang juga mencetak hat-trick) kembali menjadi momok dengan menyamakan skor menjadi 5-5. Kedua tim tampak kelelahan fisik dan mental, mengarah pada babak adu penalti yang mencekam.

Babak Adu Penalti Penuh Tekanan

Dari titik putih, ketenangan dan pengalaman Iran berbicara. Mereka sukses mengeksekusi semua lima eksekusi. Satu tendangan Indonesia yang kurang sempurna menjadi penentu. Skor akhir 4-5 untuk keunggulan Iran, mengantar mereka meraih gelar juara ke-16.

Meski gagal di final, perjalanan Timnas Futsal Indonesia patut diacungi jempol. Gelar runner-up ini melampaui prestasi terbaik sebelumnya, peringkat ketiga pada 2010 dan 2014.

Pelatih Hector Souto, yang sebelumnya sukses membawa tim meraih Piala AFF 2024 dan medali emas SEA Games 2025, gagal menambah koleksi gelarnya namun telah membawa tim ke level persaingan Asia tertinggi.

Pertandingan ini membuktikan bahwa futsal Indonesia telah bangkit dan mampu bersaing dengan kekuatan terbaik Asia.

Dukungan gemuruh ribuan suporter di Indonesia Arena menjadi energi ekstra yang tak ternilai. Perhatian kini tertuju pada langkah selanjutnya: Piala Dunia Futsal.

Semoga laga penuh heroik ini menjadi modal berharga untuk melangkah lebih jauh di kancah global. Garuda Terbang Tinggi!

Susunan Pemain Final:
Indonesia: Ahmad Habibie (GK), Firman Adriansyah, Israr Megantara, Mochammad Iqbal Rahmatullah, Muhammad Rizki Xavier, Muhammad Nizar Nayaruddin (GK), Wendy Brian Ick, Dewa Rizki Amanda, Reza Gunawan, Rio Pangestu Putra, Ardiansyar Nur, Syauqi Saud, Samuel Eko Putra Tampubolon, Yogi Saputra.

Iran: Bagher Mohammadi, Mohammadhossein Derakhshani, Mahdi Karimi, Salar Aghapour, Behrooz Azimihematabadi, Mahdi Rostami Ha (GK), Amirhossein Gholami, Hossein Sabzi, Mehdi Mehdikhani, Moslem Oladghobad, Ali Khalilvand Somehsofla, Masoud Youssef Shavardazi, Saeid Ahmad Abbasi, Hossein Tayebibidgoli. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com