Bangkit dari Keterpurukan! PSMS Medan Sikat Habis Kelemahan, Eko Purdjianto Bawa Senjata Rahasia Hadapi PSPS Pekanbaru

156

MEDAN – Gengsi besar mempertaruhkan harga diri di kandang sendiri. PSMS Medan tengah berada dalam tekanan setelah dua laga pahit beruntun yang memupus asa.

Namun, badai cedera dan hukuman akumulasi kartu justru menjadi pemicu ledakan semangat juang Ayam Kinantan. Pelatih Eko Purdjianto memasang target nekat: curi tiga poin penuh saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Utama Sumut, Sabtu (28/3/2026) pukul 19.00 WIB.

Meski saat ini masih tertahan di papan tengah klasemen sementara dengan 29 poin (urutan 6), Eko menegaskan bahwa statistik kekalahan dari Garudayaksa FC dan Bekasi City FC adalah pelajaran berharga, bukan akhir segalanya.

Dalam konferensi pers Jumat pagi (27/3/2026), eks pelatih Timnas Indonesia itu mengabarkan kabar terbaru skuadnya.

“Alhamdulillah, persiapan pemain sangat baik. Libur pasca Lebaran membuat kondisi dan stamina kembali prima. Memang ada kendala, Sadam masih mengalami cedera dan tidak bisa dipaksakan. Lalu Erwin dan Zikri sebagai dua center bek kita juga dipastikan absen karena akumulasi kartu,” ungkap Eko.

Namun, di balik kehilangan pilar pertahanan, tersimpan strategi jitu. Eko dengan percaya diri mengonfirmasi bahwa dirinya telah menyiapkan dua nama pengganti untuk mengisi lini belakang.

Baca Juga : PSMS Medan Kalah Kontroversial di Bekasi: Kartu Merah dan Gol Mantan Pemain Jadi Mimpi Buruk

“Sudah siap. Tapi saya tidak bisa menyebutkan namanya,” tutur Eko, menyisakan misteri yang membuat penasaran para pendukung setia.

Menghadapi PSPS Pekanbaru yang kini diasuh Aji Santoso, Eko tak ingin sekadar bermain aman. Dua tim yang sama-sama dihuni pelatih berlisensi AFC Pro ini diprediksi akan menyuguhkan duel taktik tingkat tinggi.

“Kami pernah bersama di Timnas, dan PSPS adalah tim bagus. Tapi kami sudah mempelajari permainan mereka. Bismillah, besok kita ambil tiga poin,” tegasnya.

Eko menekankan bahwa dua kekalahan sebelumnya telah digenjot menjadi energi positif. Fokus penuh dari menit awal hingga akhir menjadi kunci utama yang terus dilatih.

“Pemain sudah bisa tampil konsentrasi sejak whistle dibunyikan. Sekali lagi, kita harus bisa mencuri poin penuh di depan pendukung sendiri,” imbuhnya.

Dengan stok motivasi yang melimpah dan kejutan strategi di lini belakang, laga ini bukan hanya soal perburukan poin, tetapi juga kebangkitan mental.

Akankah racikan Eko Purdjianto mampu membungkam skuad Aji Santoso di hadapan ribuan suporter? Satu yang pasti, Stadion Utama Sumut akan bergemuruh menyaksikan ambisi besar PSMS untuk bangkit dari keterpurukan. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com