Manajemen Persiraja Ajukan Banding Atas Sanksi Komdis PSSI

288

MEDAN – Manajemen Persiraja Banda Aceh mengajukan banding setelah dihukum dua laga tanpa penonton berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin PSSI tanggal 21 dan 22 November 2023 yang dirilis PSSI, Senin (27/11/2023).

Pelanggaran tersebut terjadi pada pertandingan Persiraja melawan PSMS Medan tanggal 18 November 2023 lalu. Jenis pelanggaran disebutkan, gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan yang menyebabkan terganggunya keamanan dan kenyamanan perangkat pertandingan beserta Tim tamu.

Hukuman yang diberikan yakni sanksi penutupan seluruh stadion untuk penonton (suporter) sebanyak 2 pertandingan saat menjadi tuan rumah, sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; denda Rp20.000.000.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani yang dikonfirmasi media membenarkan sudah menerima surat dari Komdis PSSI soal hasil sidang Komdis tersebut.

“Benar, kita sudah menerima surat dari Komdis PSSI soal sanksi, dan sesuai arahan Presiden Persiraja, sudah kita sampaikan surat resmi dari Persiraja ke Komdis PSSI untuk banding,” jelas Sekum Persiraja, Rahmat Djailani.

Pihak komisi disiplin PSSI juga menjantuhkan sanksi kepada pihak PSMS Medan atas enam pemainnya yang mendapatkan 6 kartu kuning dalam laga tersebut. Akibatnya manajemen dikenakan sanksi denda Rp.25.000.000,-. Kemudian

Yongky Alexander Ritonga selaku Ofisial PSMS Medan diberikan sanksi berupa hukuman larangan berpartisipasi dalam pertandingan sebanyak 2 pertandingan dan denda sebesar Rp37.500.000. Sanksi ini akibat terlibat keributan dengan ofisial Persiraja Banda Aceh sehingga offsial lainnya terprovokasi. (KM)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com