Pemuncak Klasemen Tersungkur di Kandang Sendiri, MU Menang 3-2

142

MEDAN – Gengsi runtuh, emosi pecah. Arsenal dipermalukan Manchester United di kandang sendiri setelah kalah dramatis 2-3 dalam big match Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Emirates, Minggu (26/1/2026).

Gol telat Matheus Cunha pada menit ke-87 membungkam publik London dan membuat Emirates seketika senyap.

Pertandingan sarat tensi itu mempertemukan pemuncak klasemen melawan rival abadi. Arsenal tampil dominan sejak awal, namun justru tumbang oleh efektivitas dan dinginnya penyelesaian MU.

Setan Merah mencuri kemenangan lewat serangan balik mematikan di saat tuan rumah kehilangan fokus di menit-menit krusial.

Arsenal membuka skor lebih dulu pada menit ke-29 lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Kesalahan fatal Zubimendi dalam membangun serangan dimanfaatkan Bryan Mbeumo, yang melepaskan tembakan keras untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-37.

Baca juga: Carrick Diuji Derby Manchester, Debut Interim Jadi Penentu Masa Depan MU

Memasuki babak kedua, MU berbalik unggul. Sepakan keras Patrick Dorgu pada menit ke-50, hasil kombinasi cepat dengan Bruno Fernandes, membuat Arsenal kembali tertekan.

The Gunners sempat menyulut harapan ketika Mikel Merino menyamakan skor 2-2 pada menit ke-84 lewat kemelut di depan gawang.

Saat publik Emirates bersiap merayakan satu poin, petaka datang. Umpan terukur Kobbie Mainoo disambut Cunha dengan tembakan keras yang tak terbendung. Gol di menit ke-87 itu menjadi pukulan telak bagi Arsenal dan penentu kemenangan MU.

Secara statistik, Arsenal menguasai jalannya laga. Namun dominasi itu tak berbanding lurus dengan efektivitas. Serangan mereka mudah dibaca, sementara MU tampil disiplin, menunggu, lalu menghukum lewat transisi cepat dan umpan-umpan terukur.

Baca juga: Epic Comeback di Vitality Stadium, Arsenal Tekuk Bournemouth 3-2

Kemenangan ini mengangkat Manchester United ke peringkat empat klasemen sementara dengan 38 poin, menjaga asa di papan atas.

Arsenal sendiri meskipun kalah tetap memimpin klasemen dengan 50 poin, namun kekalahan emosional ini menjadi peringatan keras bahwa takhta mereka belum aman.(RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com