Babak 12 Besar, PSMS Medan Tetap Gunakan Stadion Baharoeddin Siregar

307

MEDAN – PSMS Medan tetap menjadikan Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam menjadi homebase pada babak 12 besar Liga 2 musim 2023/2024. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu akan memainkan laga kandang pertama mereka melawan Persiraja Banda Aceh, 7 Januari 2024 mendatang.

Sebelumnya PSMS Medan juga telah memakai stadion tersebut untuk menggelar dua pertandingan kandang mereka di penyisihan grup 1 menjamu Semen Padang dan PSPS Riau.

Hal tersebut disampaikan Chief Operating Officer (COO) PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) selaku pengelola PSMS Medan, Andry Mahyar Matondang.

“Ya, kita tetap bermarkas di Stadion Baharoeddin Siregar di babak 12 besar ini. Kita terus berkomunikasi dengan pihak pengelola stadion untuk itu,” kata Andry Mahyar, kemarin.

Namun perlu diketahui, PSMS Medan diisukan tidak lagi dapat menggunakan stadion tersebut pasca kericuhan suporter usai laga menjamu PSPS Riau, Sabtu (9/12/2023) lalu. Akibatnya, selain mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI berupa denda dan tiga laga tanpa penonton, berhembus kabar bahwa pengelola stadion mempertimbangkan untuk tidak lagi memberikan izin bagi PSMS menjadikannya sebagai markas.

Untuk sanksi Komdis PSSI tersebut, manajemen PSMS Medan telah melakukan upaya banding. Sementara terkait kabar pertimbangan pengelola untuk tidak mengizinkan stadion di Lubukpakam itu, Andry Mahyar membantahnya.

“Oh tidak, kita tetap menggunakan Stadion Baharoeddin Siregar. Mudah-mudahan tak ada kendala. Sejauh ini tak ada masalah. Sementara untuk sanksi, kami optimis, Insya Allah banding kami dikabulkan,” kata dia lagi.

Andry Mahyar menyebut, manajemen PSMS tetap berharap laga kandang 12 besar PSMS tetap dengan penonton. Menurutnya, kehadiran penonton yang terdiri dari suporter dan penonton umum menjadi penting untuk PSMS Medan.

“Apapun itu, kehadiran suporter dan pendukung menjadi roh bagi PSMS Medan yang berjuang untuk ke Liga 1. Kami berharap upaya banding yang kami lakukan dikabulkan PSSI,” ungkapnya.

Sekadar informasi, di babak 12 besar, PSMS Medan tergabung di Grup X bersama tiga tim lainnya. PSMS Medan, peringkat tiga klasemen akhir Grup 1 berada satu grup dengan pemuncak dan runner-up Grup 1 Semen Padang dan Persiraja Banda Aceh, serta peringkat 3 Grup 2, PSIM Yogyakarta. (KM)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com