Belum Pernah Menang, PSMS Medan Bertekad Pecah Telur di Kandang Garudayaksa: Eko vs Widodo, Duel Mantan Timnas!

105

CIBINONG – Satu rekor buruk masih membayangi PSMS Medan musim ini: belum sekalipun menang atas Garudayaksa FC. Sabang sampai Merauke, tapi tren negatif ini harus segera diputus jika Ayam Kinantan ingin tetap bermimpi di jalur Championship.

Stadion Pakansari, Cibinong, bakal menjadi saksi panas duel pekan ke-24 Liga 2, Sabtu (11/4/2026) pukul 15.30 WIB. Di atas kertas, tuan rumah sedang di atas angin.

Garudayaksa duduk manis di peringkat kedua dengan 42 poin, hanya terpaut beberapa angka dari pemuncak klasemen. Sementara PSMS terpaku di posisi keenam dengan 31 poin. Selisih 11 poin, tapi hanya satu kemenangan bisa mengubah segalanya.

Mengapa laga ini krusial? Karena bagi PSMS, tiga poin bukan sekadar harga diri—itu napas hidup. Zona Championship (4 besar) masih dalam jangkauan, namun setiap laga tersisa adalah final.

Sayangnya, dari dua pertemuan terakhir musim ini, Garudayaksa selalu unggul. Belum pernah PSMS merasakan manisnya kemenangan kontra tim asal Bekasi itu.

Baca Juga : Comeback Gila di Menit Akhir! PSMS Medan Bangkit dari 0-2, Curi 1 Poin dari Persikad meski Lawan 10 Orang

Tapi Eko Purdjianto, juru taktik PSMS, datang dengan senyum percaya diri. Dalam sesi temu pers Jumat (10/4/2026), ia mengungkapkan strategi matang.

“Kita tahu Garudayaksa tim besar di klasemen nomor dua. Pasca melawan Persikad, kami tetap stay di Bogor untuk persiapan empat hari. Mereka main di kandang, tapi pemain kami siap memberikan yang terbaik.”

Satu bumbu menarik: pergantian pelatih di kubu lawan. Widodo Cahyono Putro kini memegang kendali Garudayaksa. Eko justru melihat itu sebagai peluang.

“Wajar pergantian pelatih. Kami mencoba memanfaatkan setiap kelemahan lawan. Bismillah besok kita bisa dapat hasil terbaik. Pemain yang akumulasi sudah kembali, semua siap.”

Yang tak kalah seru, Eko dan Widodo punya sejarah panjang. Mereka pernah satu tim di skuad Timnas Indonesia dan juga di Bali United. “Kami sama-sama pernah di timnas dan Bali United,” ujar Eko.

Duel taktik antar sahabat? Ini bukan sekadar pertandingan, tapi drama personal yang mempermanis laga.

Dari sisi pemain, Nazar Nurzaidin memastikan skuad Ayam Kinantan dalam kondisi prima. “Persiapan kami bagus, semua pemain siap. Kami ingin memberikan yang terbaik. Untuk suporter di Jabodetabek maupun Medan, kami harap dukungannya agar tim terus mendapatkan poin.”

Faktor suporter juga tak bisa diabaikan. Meski bermain di kandang lawan, PSMS dikenal memiliki basis fans fanatik di mana-mana. Kehadiran suporter perantauan di Stadion Pakansari diprediksi akan memberi suntikan moral ekstra.

Statistik bicara Garudayaksa memiliki lini depan produktif, tapi pertahanan PSMS dalam dua laga terakhir mulai menunjukkan peningkatan. Kunci kemenangan ada di lini tengah siapa yang menguasai transisi, dia yang membawa pulang tiga poin.

Jadi, apakah Sabtu ini akan menjadi titik balik bagi PSMS? Atau Garudayaksa kembali menegaskan dominasi? Satu yang pasti Pakansari akan panas, dan sejarah siap ditulis ulang.

Tetaplah terhubung untuk liputan langsung dan analisis pasca pertandingan. Jangan lewatkan! (FD/Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com