DPRD Medan Desak Pemko Aktifkan Seluruh Pos Siskamling: Darurat Kejahatan!

76

MEDAN – Darurat kejahatan! Setelah aksi begal sadis terjadi siang bolong di Medan Marelan, suara lantang dari Komisi I DPRD Medan pun pecah. Margaret MS, politisi muda PDI Perjuangan, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk tidak main-main.

Seluruh pos keamanan lingkungan (Pos Siskamling) di 21 kecamatan wajib aktif kembali. Sekarang juga!

“Seharusnya ini sudah lama kita teriakkan. Tapi tidak ada kata terlambat. Setiap lingkungan wajib memastikan poskamling hidup dan berfungsi,” tegas Margaret kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).

Seruan ini bukan tanpa alasan. Hanya sehari sebelumnya, Rabu (15/4/2026), seorang warga bernama Juliana menjadi korban begal di Jalan Ileng, Kecamatan Medan Marelan.

Siang bolong, di jalan yang tidak sepi, nyawa dan harta benda terancam. Korban kini masih dirawat intensif di RSU Wulan Windy. Ironisnya, kejahatan merajalela di tengah tekanan ekonomi yang membelit warga.

Baca Juga : DPRD Medan Desak Aktifkan Kembali Pos Siskamling di Setiap Lingkungan, Ini Langkah Strategisnya

“Ekonomi sulit, orang jadi nekat. Kejahatan tidak kenal waktu, tidak kenal tempat. Di sinilah garda terdepan kita – pos siskamling – harus kembali menggeliat,” ujar Margaret penuh keprihatinan.

Apa yang harus dilakukan? Margaret memberikan resep konkret:

1. Kolaborasi Total – Pemko Medan (camat, lurah, kepling) harus bergotong royong dengan masyarakat. Jangan hanya perintah, tapi fasilitasi.
2. Koordinasi Keamanan – Libatkan aparat kepolisian secara aktif. Siskamling bukan sekadar pos ronda, tapi mata dan telinga polisi di tingkat gang.
3. Efek Jera untuk Pelaku – Polisi diminta menindak tegas begal Jalan Ileng. Hukum harus dipukul keras agar yang lain kapok.

Margaret juga mengingatkan bahwa wilayah Medan Utara (termasuk Marelan) saat ini menjadi zona rawan.

“Kami serahkan proses hukum ke aparat. Tapi pencegahan adalah tugas kita bersama. Camat dan lurah jangan hanya di kantor. Turun ke lapangan, fasilitasi kepling yang selama ini terkendala biaya atau lahan.”

Yang membuat publik terkejut, aksi begal itu terjadi bukan tengah malam, melainkan siang bolong. Fakta ini menunjukkan bahwa rasa takut sudah hilang dari para pelaku kejahatan.

Jika pos siskamling aktif, warga akan lebih sigap, lebih cepat melapor, dan lebih terorganisir. Kegiatan ronda malam, pencatatan warga pendatang, hingga pengaturan jadwal keamanan bisa dihidupkan lagi.

“Gotong royong itu bukan slogan. Dengan siskamling, kita ciptakan kesepakatan bersama. Satu lingkungan, satu suara, satu sistem keamanan,” tambah Margaret.

DPRD Medan berjanji akan mengawal instruksi Wali Kota Medan agar tidak hanya menjadi seremonial belaka. Masyarakat pun didorong untuk proaktif. Tidak perlu menunggu ada begal baru bertindak.

Langkah kecil yang viral:

· Tandai pos siskamling terdekat di peta digital.
· Buat grup WhatsApp lingkungan khusus keamanan.
· Jadwalkan ronda malam dengan sistem shift yang adil.

Apakah lingkungan Anda sudah memiliki pos siskamling yang aktif? Jika belum, sekaranglah saatnya bersuara. Karena keamanan adalah tanggung jawab bersama bukan hanya polisi atau pemerintah.

Pantau terus perkembangan kriminalitas di Medan hanya di portal berita terpercaya. Jangan lupa aktifkan kembali poskamling sebelum kejahatan datang ke rumah Anda. (FD)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com