DPRD Medan Desak Aktifkan Kembali Pos Siskamling di Setiap Lingkungan, Ini Langkah Strategisnya
MEDAN – Guna memperkuat sistem keamanan di tingkat akar rumput, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk bersinergi mengaktifkan kembali Pos Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di setiap lingkungan. Langkah ini diyakini sebagai kunci menciptakan keamanan partisipatif yang berkelanjutan.
Anggota Komisi I DPRD Medan, Saipul Bahri, menegaskan pentingnya pembentukan dan pengaktifan kembali Pos Siskamling di semua lingkungan di Kota Medan. Ia menekankan bahwa keamanan bukanlah tanggung jawab kepolisian semata, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Menurut Saipul, keamanan lingkungan yang kuat dimulai dari tingkat terbawah. Pos Siskamling yang aktif berfungsi sebagai mata dan telinga pertama, mampu menciptakan efek deterren (pencegahan) terhadap potensi kriminalitas dan meningkatkan rasa aman warga dalam beraktivitas sehari-hari.
Seruan ini ditujukan secara khusus kepada Pemko Medan dan jajaran Kepolisian, dalam hal ini Polrestabes Medan dan Polres Belawan. Sinergi ketiganya dinilai crucial untuk menyediakan payung hukum, pembinaan, dan dukungan operasional agar Pos Siskamling dapat berjalan efektif. Peran Ketua Lingkungan (Kepling) dan masyarakat juga ditekankan untuk proaktif.
Pernyataan ini disampaikan Saipul Bahri kepada awak media pada Senin, 5 Januari 2026. Momentum ini juga menjadi ajang apresiasi atas keberhasilan Polri menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif selama perayaan Tahun Baru 2026.
Fokus penguatan adalah disetiap lingkungan (RW/lingkungan) di wilayah Kota Medan. Pendekatan keamanan akan dibangun dari tingkat lingkungan hingga skala kota secara menyeluruh.
Rencana Implementasi
1. Memperkuat Sinergi: Kolaborasi formal dan intensif antara Pemko, Polri, dan masyarakat melalui forum-forum koordinasi keamanan.
2. Melibatkan Semua Unsur: Pos Siskamling harus diisi dan dikelola oleh warga setempat dengan pembinaan dari Babinkamtibmas dan Babinsa.
3. Dukungan Program: DPRD Medan melalui Komisi I menyatakan dukungan penuh terhadap program pengaktifan Siskamling dari Pemko.
4. Optimalisasi Tim Khusus: Saipul juga mendorong agar Tim Khusus JCS (Jaga, Cegah, Sigap) yang baru dibentuk Polrestabes Medan bekerja optimal memberantas kriminalitas, menciptakan efek jera.
Saipul menambahkan apresiasi kepada Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak dan Kapolres Belawan, AKBP Wahyudi Rahman atas kinerjanya. Ia berharap kondisi kondusif ini berlanjut dan semakin kokoh dengan hadirnya Pos Siskamling yang hidup di tiap sudut kota.
“Penguatan keamanan wilayah, mulai dari tingkat lingkungan hingga kota, harus menjadi prioritas bersama sepanjang 2026,” tegas Saipul, menutup pernyataannya. (FD)