Rakor TP2DD Simalungun 2026: Bupati Dorong Digitalisasi dan Peningkatan PAD

108

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkai dengan evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan I Tahun 2026, di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Pamatang Raya, Selasa (28/4/2026).

Rakor dipimpin langsung Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, didampingi Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, serta dihadiri jajaran OPD, camat, dan perwakilan Bank Sumut dan Bank Indonesia.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan digitalisasi transaksi daerah menjadi strategi utama dalam meningkatkan PAD sekaligus memperkuat transparansi pengelolaan keuangan.

“Ini isu strategis yang harus menjadi perhatian bersama, terutama dalam implementasi sistem pembayaran non-tunai yang terus berkembang,” ujarnya.

Pemkab Simalungun saat ini terus mendorong penggunaan sistem cashless, termasuk penerapan QRIS untuk berbagai sektor retribusi seperti parkir, pasar, persampahan hingga pariwisata.
Selain itu, pemerintah juga mulai mengoptimalkan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).

Baca Juga: Bupati Simalungun Hadiri Forum Akselerator Kemendagri

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis kartu kepada sembilan perangkat daerah guna mempermudah transaksi belanja.

Bupati juga menekankan pentingnya pengawasan dalam penggunaan fasilitas tersebut agar tetap sesuai aturan dan terhindar dari risiko penyalahgunaan.

Di sisi lain, optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi fokus utama peningkatan PAD. Penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB Tahun 2026 kepada sejumlah kecamatan dilakukan sebagai langkah awal mendorong kepatuhan wajib pajak.

Sebelumnya, Kepala BPKAD sekaligus Sekretaris TP2DD, Simson Sauttua Tambunan, melaporkan bahwa hingga saat ini telah diajukan 33 KKPD ke Bank Sumut, dengan sembilan di antaranya telah disetujui.

Ia juga menyebut program digitalisasi melalui QRIS menunjukkan hasil positif, ditandai meningkatnya jumlah transaksi masyarakat dalam program Gebyar QRIS Asik Simalungun 2026.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Ahmadi Rahman, menekankan pentingnya komitmen pimpinan daerah dalam mendorong percepatan digitalisasi sebagai indikator penilaian nasional TP2DD.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada Bank Indonesia dan Bank Sumut, pengundian hadiah Gebyar Pajak, serta sosialisasi penggunaan KKPD.

Rakor ditutup dengan evaluasi PAD yang dipimpin Sekda dan sesi diskusi sebagai upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam meningkatkan pendapatan daerah secara berkelanjutan. (RS)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com