Dukung Lomba Seni MPK, Ketua TP PKK Medan: Ini Investasi Karakter Anak Bukan Sekadar Prestasi!
MEDAN – Sebuah gebrakan positif untuk dunia pendidikan anak usia dini datang dari Majelis Pendidikan Kristen (MPK) wilayah Sumatera Utara dan Aceh.
Mereka akan menggelar lomba seni besar-besaran bagi pelajar PAUD, TK, hingga SD. Langkah ini langsung mendapat sorotan dan apresiasi istimewa dari Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas.
Dalam pertemuan hangat di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Senin (11/5/2026), Airin menegaskan bahwa lomba semacam ini bukan ajang sekadar mengejar piala.
“Ini investasi jangka panjang untuk membentuk karakter dan kreativitas anak-anak Medan,” ujarnya penuh semangat.
Menurut Airin, kegiatan positif seperti lomba mewarnai, menggambar, mendongeng (story telling), hingga vokal solo adalah wadah emas bagi anak-anak mengekspresikan imajinasi dan keberanian mereka.
“Harapan kami, lomba ini benar-benar membentuk anak yang berkarakter baik, kreatif, dan percaya diri. Bukan hanya juara, tapi tumbuh jadi pribadi unggul,” tegasnya.
Yang menarik, program ini selaras dengan komitmen Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang gencar mendorong peningkatan literasi sejak usia dini.
Sinergi antara PKK, Dinas Pendidikan, dan lembaga swasta seperti MPK menjadi kunci lahirnya generasi emas Medan di masa depan.
Lomba Digelar 28 Mei, Target 200 Peserta
Ketua MPK Sumut-Aceh, RE. Nainggolan, memaparkan bahwa lomba bakal berlangsung pada 28 Mei 2026 di PRSU (Pusat Rohani Sumatera Utara). Sebanyak 200 peserta dari berbagai sekolah akan unjuk kebolehan dalam empat kategori:
· Mewarnai (PAUD/TK)
· Menggambar (SD kelas 1-3)
· Story telling (Bahasa Inggris/Indonesia)
· Vokal solo (lagu anak-anak)
“Tidak ada gunanya anak pintar kalau tidak berani mengungkapkan ekspresi,” ujar Nainggolan dengan lugas. Ia berharap lomba ini menumbuhkan keberanian, empati, dan daya cipta anak didik.
Hadir pula dalam audiensi itu Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Medan, Ismiralda Wiriya Alrahman. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh dari berbagai lini pemerintah kota.
Psikolog pendidikan sepakat bahwa seni adalah bahasa universal anak. Melalui warna, cerita, dan nada, anak belajar memecahkan masalah, mengelola emosi, dan bekerja sama. Lomba seperti ini juga mendeteksi bakat terpendam sejak dini sesuatu yang sering terabaikan di era gawai.
Bagi orang tua Medan, ini adalah kesempatan emas mendampingi anak berkarya. Daftarkan putra-putri Anda segera! Informasi pendaftaran bisa diakses melalui sekretariat MPK Sumut-Aceh atau hubungi guru sekolah masing-masing. (Rel)