Resmi! 1.061 Koperasi Merah Putih Beroperasi Serentak Se-Indonesia, Targetkan Ekonomi Rakyat Tembus Pasar Global

94

MEDAN – Gelombang baru kebangkitan ekonomi rakyat resmi diluncurkan. Sabtu (16/5/2026), Indonesia mencatat sejarah dengan pengoperasian serentak 1.061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, program yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini menjadi benteng terbaru bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta petani di seluruh pelosok negeri.

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, turut hadir dalam peresmian di Jalan Lizardi Putra, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan.

Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Pemko Medan untuk mendukung penuh distribusi logistik dan pelatihan SDM agar koperasi ini tak hanya berhenti sebagai gedung kosong.

“Ini adalah ekosistem lengkap. Bayangkan, setiap koperasi memiliki gudang, armada distribusi, hingga akses modal. Masyarakat kecil, mulai dari nelayan hingga ibu rumah tangga, kini punya ‘senjata’ untuk naik kelas,” ujar Zakiyuddin di sela-sela acara yang juga dihadiri jajaran Forkopimda Sumut, termasuk Gubernur Bobby Nasution, Pangdam I/BB, Kapolda Sumut, Kapolresta Medan, dan Dandim 0201/Medan.

Peresmian pusat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Nganjuk, Jawa Timur berlangsung meriah.

Baca Juga : 80.000 Koperasi Merah Putih Siap Genjot Ekonomi Desa di Sumut

Penekanan tombol sirene oleh Presiden menjadi simbol bahwa 1.061 koperasi di berbagai provinsi resmi mengambil napas pertama mereka.

”Pangan adalah hidup dan mati bangsa.” Kalimat tegas itu kembali ditekankan Prabowo di hadapan ribuan peserta.

Ia mengungkapkan bahwa stok beras nasional saat ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah Indonesia sebuah bukti nyata bahwa swasembada pangan bukan mimpi.

Lebih dari sekadar bangunan fisik, KDKMP dirancang sebagai sistem ekonomi rakyat terintegrasi. Petani tak perlu lagi bingung soal pupuk mahal atau harga panen yang jatuh.

Koperasi hadir sebagai offtaker (penampung hasil panen) sekaligus penyuplai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Hari ini kita buktikan, bangsa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri. Tidak ada lagi cerita petani dieksploitasi tengkulak. Program ini mengubah struktur ekonomi dari bawah. Dari Sabang sampai Merauke, koperasi merah putih akan menjadi denyut nadi kesejahteraan rakyat,” tegas Presiden.

Viralnya kabar ini di media sosial didukung oleh fakta bahwa program ini berhasil direalisasikan dalam waktu singkat.

Dengan dukungan TNI/Polri sebagai ujung tombak distribusi, koperasi-koperasi tersebut langsung menggelontorkan bantuan logistik ke desa-desa terpencil.

Bagi masyarakat Medan, kehadiran KDKMP berarti:
1. Harga pangan lebih stabil karena distribusi rantai pendek.
2. Modal usaha murah tanpa ribet agunan.
3. Lapangan kerja baru di sektor logistik dan pengelolaan gudang.

Dengan potensi besar yang dimiliki Indonesia, Prabowo optimis koperasi ini akan menjadi fondasi untuk melompat ke era keemasan ekonomi 2045.

Jangan lewatkan perkembangan selanjutnya. Bagikan artikel ini agar semakin banyak rakyat yang sadar bahwa kesejahteraan sejati dimulai dari ekonomi kerakyatan yang kuat. (Rel)

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com